KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar mengambil sikap tegas dengan melarang penggunaan petasan dan kembang api selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah rapat koordinasi lintas instansi yang digelar Polrestabes Makassar, dan diikuti sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Pariwisata.
“Ada dua pertimbangan utama kenapa petasan dan kembang api tidak diperbolehkan. Pertama soal keamanan, dan kedua karena faktor empati. Saat ini saudara-saudara kita di beberapa wilayah, khususnya di Sumatera, sedang mengalami musibah bencana,” ujar Hendra, Jumat (26/12).
Ia menegaskan, larangan tersebut berlaku khususnya pada malam pergantian tahun. Pemerintah Kota ingin memastikan perayaan Nataru berlangsung aman, tertib, dan penuh kepekaan sosial.
Hendra juga menyampaikan, Anjungan Pantai Losari yang biasanya menjadi pusat perayaan malam tahun baru, tahun ini tidak akan menggelar kegiatan hiburan atau pesta pergantian tahun. Berdasarkan informasi dari protokol Pemkot Makassar, malam tahun baru akan diisi dengan kegiatan zikir.
“Pantai Losari tetap terbuka untuk masyarakat, tetapi tidak ada perayaan khusus. Malam tahun baru rencananya diisi dengan zikir,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkot Makassar menyadari antusiasme warga untuk tetap datang ke kawasan Losari pada malam pergantian tahun tidak bisa sepenuhnya dibendung. Karena itu, kesiapsiagaan pengamanan terus diperkuat.
“Kami sudah rutin berkoordinasi dengan Satpol PP, BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya. Pengaturan arus pengunjung akan dilakukan agar tetap aman dan terkendali,” kata Hendra.
Ia memastikan, pengelolaan pengunjung di Anjungan Pantai Losari akan dilakukan secara optimal. Pembatasan alur masuk dan keluar disiapkan untuk mencegah kepadatan, meskipun selama ini Losari relatif aman dari potensi desak-desakan kecuali saat ada event besar.
“Insyaallah Pantai Losari akan kami jaga dengan baik. Selama ini pengelolaannya aman, dan itu akan terus kami pertahankan,” pungkasnya.














