KabarMakassar.com — Komposisi pemilih di Kabupaten Enrekang kembali mengalami perubahan signifikan pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025.
Data terbaru yang dirilis KPU Enrekang memperlihatkan menguatnya dominasi pemilih muda, terutama Generasi Z, yang kini mencapai 54.440 orang atau menjadi kelompok pemilih terbesar di daerah tersebut.
Lonjakan ini naik 2.229 pemilih dibandingkan triwulan sebelumnya dan melanjutkan tren kenaikan sejak Triwulan II yang mencatat 51.375 pemilih dari kelompok yang sama. Konsistensi pertumbuhan tersebut menegaskan Gen Z sebagai kekuatan utama dalam struktur pemilih Enrekang menjelang tahun politik berikutnya.
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Enrekang, Muhammad Rahmat, menyebut bahwa peningkatan ini tidak hanya disebabkan oleh pertambahan warga yang memasuki usia pemilih, tetapi juga meningkatnya kesadaran politik generasi digital.
“Peningkatan jumlah pemilih Gen Z menggambarkan semakin banyak warga memasuki usia pemilih sekaligus tingginya kesadaran mereka terhadap pentingnya berpartisipasi dalam proses demokrasi,” ujarnya, dilansir dari laman resmi KPU Enrekang, Kamis (11/12).
Selain Gen Z, komposisi pemilih juga menunjukkan dinamika di kelompok generasi lainnya. Milenial masih menjadi kekuatan besar dengan 49.393 pemilih atau 28,74 persen, meski mengalami penurunan tipis dari triwulan sebelumnya. Generasi X juga relatif stabil dengan 42.148 pemilih atau 24,52 persen.
Data lainnya menunjukkan kelompok Baby Boomer mencatat kenaikan dari 20.075 menjadi 20.969 pemilih, sementara kelompok Pre-Boomer justru mengalami penurunan menurut update terbaru.
Rahmat menilai dominasi pemilih muda Gen Z dan Milenial yang kini menyumbang lebih dari separuh total pemilih di Enrekang merupakan peluang besar bagi penguatan kualitas demokrasi. Namun, kondisi ini juga menjadi tantangan bagi KPU untuk merancang metode sosialisasi dan pendidikan pemilih yang lebih kreatif serta relevan dengan karakter generasi digital.
“KPU Enrekang terus memperkuat pendidikan pemilih berbasis digital yang lebih adaptif dengan karakter Gen Z. Mereka merupakan pemilih rasional, melek teknologi, dan berpotensi besar menjadi agen perubahan demokrasi,” tegasnya.
KPU Enrekang memastikan proses pemutakhiran data akan terus dilakukan setiap triwulan guna menjaga daftar pemilih tetap akurat dan inklusif.
Perubahan demografi pemilih yang kini semakin muda memberi sinyal bahwa arah demokrasi di Enrekang akan sangat dipengaruhi oleh partisipasi generasi yang akrab dengan teknologi dan memiliki pola pikir kritis.














