kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Muhidin Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Muhidin Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Mohamad Said (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Mohamad Said memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.

Muhidin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan kenaikan harga BBM bersubsidi karena pemerintah telah memastikan kebijakan subsidi tetap dipertahankan sampai penghujung tahun.

“Minyak-minyak yang bersubsidi tidak akan dinaikkan sampai akhir tahun ini. Jadi masyarakat tidak usah terlalu panik,” ujar Muhidin dalam keterangannya, Minggu (28/06).

Ia menjelaskan, kebijakan mempertahankan subsidi BBM merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Menurutnya, anggaran subsidi telah dialokasikan dalam APBN sehingga pelaksanaannya tetap dapat berjalan sesuai rencana.

“Yang jelas kalau situasi yang tidak masuk di dalam subsidi itu tergantung harga pasar. Karena memang orang-orang yang punya kemampuan tidak mungkin diberikan subsidi. Jadi yang kita perhatikan adalah masyarakat kita yang tidak punya kemampuan,” tegasnya.

Selain memastikan keberlanjutan subsidi BBM, Muhidin juga menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk program perlindungan sosial dalam RAPBN 2027 tetap menjadi prioritas dan tidak akan mengalami pemangkasan. Ia menilai perlindungan sosial memiliki peran strategis dalam menjaga daya beli masyarakat rentan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Lebih lanjut, Banggar DPR RI bersama pemerintah telah menyepakati sejumlah sektor prioritas belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2027. Prioritas tersebut mencakup penguatan hilirisasi industri, peningkatan kualitas pendidikan, ketahanan pangan, penyediaan sanitasi dan air bersih, serta sektor kesehatan.

Menurut Muhidin, arah kebijakan belanja tersebut disusun agar selaras dengan visi dan misi Presiden yang telah disampaikan kepada masyarakat. Seluruh program prioritas diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

error: Content is protected !!