kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Masih Ada 22 Titik Blank Spot, Pemkab Luwu Genjot Pemerataan Jaringan Telekomunikasi

Masih Ada 22 Titik Blank Spot, Pemkab Luwu Genjot Pemerataan Jaringan Telekomunikasi
Pemkab Luwu bahas optimalisasi jaringan Telekomunikasi bersama PT Telkomsel (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Akses jaringan telekomunikasi di Kabupaten Luwu masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Luwu, terdapat 22 titik blank spot yang tersebar di sejumlah kecamatan, terutama di wilayah pegunungan dan pelosok.

Kondisi ini membuat banyak warga di daerah terpencil belum menikmati layanan komunikasi yang stabil. Pemerintah Kabupaten Luwu pun terus berupaya mempercepat pemerataan jaringan dengan menggandeng sejumlah operator seluler, salah satunya PT Telkomsel, untuk memperluas jangkauan sinyal di wilayah yang sulit dijangkau.

Kepala bidang E-Government Diskominfo-SP Kabupaten Luwu, Dian Murdani Jaya, menjelaskan bahwa wilayah blank spot paling banyak ditemukan di daerah perbukitan dan pegunungan dengan kondisi geografis yang ekstrem.

Pihaknya mencatat, beberapa kecamatan seperti Larompong Selatan, Larompong, Suli Barat, Bastem, Bastem Utara, serta sejumlah desa di Walenrang Barat masih belum memiliki jaringan telekomunikasi yang memadai.

“Berdasarkan data terakhir, masih terdapat 22 titik blank spot yang tersebar di beberapa kecamatan. Di antaranya Kecamatan Larompong Selatan, Kecamatan Larompong, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Bastem, Kecamatan Bastem Utara, serta beberapa desa di Kecamatan Walenrang Barat,” ucapnya.

Upaya memperluas jaringan terus dilakukan secara bertahap. Salah satunya melalui pembangunan tower telekomunikasi di Desa Pajang, Kecamatan Latimojong, yang sudah mulai beroperasi sejak bulan lalu.

Namun, jangkauan sinyalnya dinilai masih belum optimal menjangkau seluruh wilayah desa, sehingga perlu dilakukan penyesuaian teknis oleh pihak operator.

Pemerintah daerah pun telah menggelar rapat koordinasi bersama PT Telkomsel di Kantor Bappelitbangda Kabupaten Luwu untuk membahas langkah teknis optimalisasi tower tersebut.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moh. Arsal, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital menjadi salah satu fokus prioritas daerah dalam mendukung program Bupati Luwu untuk mewujudkan daerah bebas blank spot.

“Kami berharap kerja sama dengan Telkomsel terus berlanjut agar layanan jaringan seluler dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil yang masih sulit mendapatkan sinyal,” ujarnya.

Pemkab Luwu juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan pemerataan akses telekomunikasi sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Pemerintah menilai, konektivitas digital bukan hanya kebutuhan informasi, tetapi juga penunjang utama kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah pedesaan.

Dengan percepatan pemerataan jaringan ini, Pemkab Luwu berharap tak ada lagi wilayah yang terisolasi secara digital, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat di daerah terpencil untuk terhubung lebih luas dengan dunia luar.

error: Content is protected !!