KabarMakassar.com — Upaya menanamkan pemahaman politik sejak dini kepada generasi muda terus digencarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.
Melalui program GREBEG (Gerakan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dan Terintegrasi), KPU kembali menyambangi sekolah menengah atas. Kali ini, giliran SMA Negeri 4 Makassar yang menjadi titik kelima kegiatan sosialisasi pemilih pemula.
Kehadiran jajaran KPU Kota Makassar mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMAN 4 Makassar, Drs. Andi Supardin Gading, menilai langkah KPU turun langsung ke sekolah sebagai terobosan penting untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.
“Kami sangat mengapresiasi program ini, karena sebagian besar siswa kami adalah pemilih pemula. Edukasi seperti ini membentuk karakter demokratis dan mengingatkan bahwa suara mereka memiliki arti besar dalam proses pemilu,” ujar Supardin dalam sambutannya, Rabu (01/10).
Kegiatan diisi pemaparan oleh dua anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing dan Hambaliie, yang turut didampingi staf serta mahasiswa magang. Mereka membahas berbagai hal teknis seputar pemilu, mulai dari pendaftaran pemilih, mekanisme pencoblosan di TPS, hingga hak dan kewajiban warga negara dalam menentukan pilihan.
Hambaliie menekankan pentingnya memahami peran KPU sebagai penyelenggara pemilu yang juga menjadi mitra masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
“KPU senantiasa siap menjadi partner dan supporting system bagi seluruh pemilih, termasuk adik-adik pelajar di sini. Karena bagian dari cita-cita kemerdekaan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam praktik berdemokrasi,” jelas Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Makassar itu.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdiskusi dan melontarkan pertanyaan seputar proses demokrasi, mulai dari persyaratan menjadi pemilih, pentingnya menjaga integritas pemilu, hingga cara agar suara mereka tidak disalahgunakan.
Menurut KPU, program GREBEG di sekolah bukan sekadar formalitas, melainkan strategi berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang sadar politik sejak dini. Tujuannya, agar para siswa tidak hanya memahami tata cara memilih, tetapi juga memiliki kesadaran kritis dalam menentukan masa depan bangsa melalui pemilu.
Dengan adanya sosialisasi ini, KPU berharap para pelajar SMAN 4 Makassar dapat menjadi motor penggerak partisipasi pemilih pemula pada pemilu mendatang.
“Mereka diharapkan tumbuh sebagai generasi yang peduli, aktif, dan berintegritas, serta mampu menjaga demokrasi tetap sehat dan berkelanjutan,” Pungkasnya.














