KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Bantaeng turut serta aktif dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Senin (13/10).
Kegiatan ini bertujuan utama untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan sebagai upaya serius dalam pengendalian inflasi di Provinsi Sulsel.
Di Kabupaten Bantaeng, pelaksanaan GPM dipusatkan di lokasi strategis, yaitu di pelataran Tribun Pantai Seruni. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan GPM serentak ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan ke-356.
Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang berlangsung secara virtual dari Halaman Kantor TVRI Makassar.
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Satria Abdi, hadir langsung di Tribun Pantai Seruni untuk memantau jalannya GPM dan menyimak arahan Gubernur.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa GPM adalah langkah konkret pemerintah dalam menghadapi tantangan inflasi. GPM yang diinisiasi sejak tahun 2022 saat ia menjabat, kini menjadi rujukan nasional.
“Kalau hanya dilakukan di satu pasar atau spot tertentu, dampaknya kurang terasa. Karena itu, kami putuskan pelaksanaannya harus serentak di seluruh kabupaten/kota,” ujar Gubernur, menjelaskan strategi GPM agar dampaknya lebih signifikan.
Gubernur juga mengimbau seluruh kepala daerah kabupaten/kota untuk terus memantau inflasi dan deflasi, menjaga kestabilan ekonomi agar tetap dalam batas toleransi yang sehat.
Turut hadir dalam pemantauan GPM di Bantaeng adalah Kabag Log Polres Bantaeng, AKP Supriadi, para Asisten Setda, serta para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Komitmen Bantaeng dalam menjaga stabilitas harga pangan ditegaskan melalui pemantauan langsung oleh Bupati.














