KabarMakassar.com — Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) memberikan penghargaan dan bantuan operasional sebesar Rp200 juta kepada Tim Jatanras Polrestabes Makassar atas keberhasilan mereka mengungkap kasus hilangnya Bilqis, bocah empat tahun yang sempat diduga menjadi korban penculikan, serta memulangkannya dalam keadaan selamat.
Ketua Badan Pengurus KKSS, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi mendalam dari para perantau Sulsel terhadap kinerja cepat dan keberanian aparat kepolisian.
Ia menyebut dana tersebut diserahkan sebagai pengganti biaya transportasi dan operasional petugas selama proses pencarian yang berlangsung intensif.
“Biaya transport selama satu minggu itu Rp200 juta dari KKSS. Dari KKSS, kami para perantau, memberikan apresiasi karena mereka telah menyelamatkan anak kita,” ujar Amran, di lapangan Karebosi usai menbuka pasar murah saat HUT KKSS di Makassar, Minggu (16/11).
Ia menegaskan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk rasa terima kasih dan penghormatan kepada aparat Polrestabes Makassar yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melindungi warga.
“Tentu kami (KKSS) melihat dedikasi itu saat menyelamatkan Bilqis, sebagai perantauan kami ingin agar kampung halam dan anak-anak kami aman, dan Tim Jatanras Polrestabes Makassar sudah membuktikan itu,” tambahnya.
Penghargaan Rp200 juta kepada Jatanras menjadi salah satu sorotan utama rangkaian kegiatan KKSS tahun ini, menegaskan bahwa solidaritas perantau Sulsel tidak hanya hadir melalui bantuan sosial, tetapi juga dukungan terhadap aparat yang berjasa menjaga keselamatan masyarakat.
Diketahui, Tim Jatanras Polrestabes Makassar berhasil membawa pulang bocah 4 tahun bernama Bilqis Ramadhany yang diculik oleh orang tak dikenal, saat menemani ayahnya berolahraga di Taman Pakui Sayang, Makassar.
Bilqis dipulangkan ke Kota Makassar setelah hampir sepekan berada di daerah Jambi.














