kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kenali Risiko Puasa bagi Ibu Hamil Sebelum Menjalankannya

Kenali Risiko Puasa bagi Ibu Hamil Sebelum Menjalankannya
ilustrasi ibu hamil (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Berpuasa saat hamil kerap menjadi pertanyaan bagi banyak perempuan, terutama ketika memasuki bulan Ramadan. Meski puasa merupakan ibadah yang sangat dihargai, kondisi kehamilan membuat ibu perlu mempertimbangkan faktor kesehatan sebelum menjalaninya.

Dalam sejumlah kasus, ibu hamil disarankan untuk tidak berpuasa karena adanya risiko terhadap kesehatan ibu maupun perkembangan janin. Hal ini terutama berkaitan dengan kebutuhan tubuh yang meningkat selama masa kehamilan.

Salah satu alasan utama adalah risiko kekurangan nutrisi. Selama hamil, ibu membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bayi. Dilansir dari laman halodoc, disebutkan bahwa ibu hamil memerlukan banyak nutrisi untuk mendukung perkembangan janin.

Puasa dapat mengurangi asupan makanan yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, puasa juga berisiko menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini dapat terjadi karena tubuh tidak mendapatkan cairan selama berjam-jam.

“Dehidrasi dapat memengaruhi sirkulasi darah, kesehatan ginjal, dan berisiko mengganggu perkembangan janin,” tulis artikel tersebut.

Dampak lain yang dapat muncul adalah kelelahan dan penurunan energi. Kekurangan makanan dan cairan membuat tubuh menjadi lemas. Dalam penjelasan artikel itu, dinyatakan bahwa kelelahan ekstrem dapat meningkatkan risiko stres fisik yang tidak baik bagi kesehatan ibu hamil. Puasa juga dapat mengganggu keseimbangan gula darah, terutama bagi ibu yang memiliki risiko diabetes gestasional.

“Berpuasa dapat menyebabkan fluktuasi yang drastis dalam kadar gula darah. Kondisi ini bisa memicu hipoglikemia yang berbahaya,” ungkap halodoc dalam artikelnya.

Lebih jauh, ibu hamil dengan komplikasi tertentu juga tidak dianjurkan berpuasa karena dapat memperburuk kondisi kesehatan. Disebutkan bahwa pada kehamilan dengan komplikasi tertentu, seperti tekanan darah tinggi atau preeklamsia, puasa bisa memperburuk kondisi tersebut.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk berpuasa, ibu hamil dianjurkan berkonsultasi dengan dokter. “Jika ibu hamil ingin berpuasa, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kehamilan yang sehat dan aman bagi ibu dan janin,” pungkas artikel tersebut.

error: Content is protected !!