kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

HUT RI, Karnaval Jambore Desa-Kelurahan Dipadati Warga Bonto Ramba

KabarSelatan.Id —  Ratusan warga padati  karnaval Jambore Aparat desa dan Kelurahan di Kecamatan Bonto Ramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (16/8).

Dimana kegiatan itu mempertontonkan sejumlah kegiatan unik dari para peserta. Antara lain gerak jalan, peserta yang menggunakan kostum adat, kostum ala pengantin, hingga pakaian dinas di setiap instansi.

Camat Bonto Ramba, Nur Lewa mengatakan jika kegiatan ini merupakan bagian memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 tahun.

"Dengan melakukan kegiatan Jambore aparat desa, kelurahan dan anak sekolah se-Kecamatan Bonto Ramba,"ucapnya kepada kabarselatan.id

Pihaknya mengatakan Jambore Aparat Desa dan Kelurahan ini mengusung tema " Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat".

"Nah bagi kami pemerintah kecamatan Bonto Ramba kalau kita mau pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat hanya ada satu solusinya yaitu silaturahim dan persatuan ditengah-tengah pemerintah hingga ke tingkat masyarakat,"jelas Nur Lewa.

Olehnya itu kegiatan karnaval ini bertujuan untuk menumbuhkan persatuan dan kesatuan dan silaturahim antara pemerintah kecamatan, desa, kelurahan se Kecamatan Bonto Ramba. 

"Jadi karnaval ini tergantung sekreatif mana, apa-apa yang ditampilkan dikarnaval yang mewakili desanya masing-masing. Apakah potensi atau keberhasilan desanyakah atau pun hal unik yang mencirikan bahwa desanya seperti ini melalui barisan karnavalnya disetiap peserta,"terangnya.

Untuk jumlahnya sendiri kata dia, ada ratusan peserta dari sekolah yang ikut serta dalam gelaran ini.

"Saya kira untuk jumlah peserta bagi anak sekolah sesuai yang terdaftar di panitia penyelenggara ada sekitar 600 orang,"ujarnya.

Selain itu, untuk desa dan kelurahan sendiri terdiri seperangkat desa se Kecamatan Bonto Ramba.

"Mulai dari Kepala desa hingga seluruh kepala dusun dan RK berjumlah sekitar 267 orang,"sebutnya.

Disamping itu, pagelaran ini akan dilanjutkan sejumlah lomba yang akan dipusatkan di lapangan Kecamatan Bonto Ramba.

"Lomba menyanyi lagu daerah yang diwakili masing-masing ibu PKK dan lomba menyanyi dangdut yang diwakili anggota BPD disetiap desa,"cetus Nur Lewa.

Untuk jarak tempuh yang dilalui  peserta itu kurang lebih sejauh 1 kilometer.

"Dimulai dari lapangan Desa Bulusuka dan finish di Lapangan Kecamatan Bonto Ramba.

Disinggung menyoal hadiah bagi peserta yang menang, Nur Lewa mengungkapkan  jika kegiatan ini tak menyediakan hadiah.

Hal itu disebabkan lantaran dari hasil rapat seluruh pemerintah desa dan kepanitiaan ternyata ditiadakan.

"Kita kan mau menjalin silaturahim
sehingga hadiah itu tidak menjadi ukuran keberhasilan tetapi yang terpenting disini adalah kebersamaan yang kami inginkan semua elemen pemerintah di kecamatan Bonto Ramba,"tutupnya.

Sementara Kepala Desa Lentu Sirajuddin yang mengikut sertakan wakilnya dalam pagelaran itu menampilkan sejumlah potensi yang ada didesanya.

"Kita menampilkan hasil hasil pertanian, seperti padi dan kacang tanah," singkatnya.

Sebab, mayoritas warganya hidup dilahan pertanian.

"Rata-rata pekerjaan utama warga Lentu  adalah petani. Jadi ada sekitar 80 persen adalah cocok tanam sehingga kita menampilkan potensi desa dari sektor pertanian,"terangnya.

Selain itu pula, pihak kami memberikan secara simbolis hasil pertanian kepada para Dewan Juri.

Dalam kegiatan ini, Sirajuddin mengaku melibatkan seluruh jajaran desanya. 

"Seluruh unsur desa dilibatkan untuk ikut serta menyemarakan Karnaval keliling, seperti, aparat desa, BPD, Karang taruna, Kader kader dan serta yang ikut terlibat," jelasnya.

Selain dari hasil pertanian, Sirajuddin juga   menampilkan Damkar Mini.

"Kami juga menampilkan Damkar mini didepan para juri karena di Kecamatan Bonto Ramba hanya desa Lentu yang memilik kendaraan tersebut," pungkasnya.

error: Content is protected !!