KabarMakassar.com — Memasuk hari kesembilan, Tim SAR gabungan kembali mencari tiga Anak Buah Kapal (ABK) KLM Asia Mulia GT 418 yang tenggelam di perairan Kabupaten Bantaeng – Jeneponto, sejak Kamis 19 Juni 2025 lalu.
Kali ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Basarnas Makassar, TNI AL, BPBD Jeneponto, BPBD Bantaeng, BPBD Takalar, SAR Marteam, Dompet Duafa Sulsel, SAR Hasanuddin, SAR Bulukumba dan Baznas Maros dibagi menjadi tiga Satuan Regu (SRU).
“SRU 1 melakukan proses pencarian dengan menggunakan LCR dari bibir pantai teluk laikang menuju Ke arah utara,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Andi Patoppoi, Jumat (27/06) malam.
“Sementara SRU 2, melakukan proses pencarian dengan menggunakan speed Boat TNI AL dari teluk Laikang ke arah perairan Tana Keke,” sambungnya.
Untuk SRU 3, Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian menggunakan LCR di teluk laikang menuju Ke Arah utara.
Hanya saja dalam upaya pencarian hari ini, Andi Patoppoi menyebut Timnya belum menemukan petunjuk apa pun atau masih nihil.
Kendati demikian, pihaknya akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian terhadap ketiga korban yang dinyatakan hilang, yakni, Supriadi Nunung Lakis/46thn (Nahkoda), Asdar Lakis/52 (KKM) dan .Aldi Lakis/ 27 (Kalasi).
Sedangkan korban selamat, bernama Asrul lakis/41 tahun, Ebit lakis/30 tahun, Pence lakis/31 tahun, Laki Lakis /32 tahun dan Supri Likis/25 tahun.
Rencananya kata Andi Patoppoi, pencarian ketiga korban akan dilanjutkan pada esok hari hingga batas waktu yang sudah ditentukan.
“Perkembangan Ops SAR akan diLaporkan,” tukasnya.














