KabarMakassar.com — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang anak bernama Muh. Alfatih berusia 3 tahun yang dilaporkan tenggelam di Pantai Pulau Saboyan, Desa Balabalakang, Kecamatan Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Sebelumnya, Muh. Alfatih dilaporkan tenggelam pada Jumat (24/10) lalu.
Memasuki hari kelima operasi, pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WITA, dengan pembagian dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU I menggunakan RIB 02 Mamuju melakukan penyisiran sejauh 60 nautical mile (nm) ke arah barat dari posko, sementara SRU II menggunakan RIB 01 Majene melaksanakan pencarian sejauh 70 nm ke arah barat barat laut dari Pelabuhan Majene.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Mahmud Afandi melalui Koordinator Lapangan menjelaskan, hingga pukul 18.00 WITA, pencarian masih belum membuahkan hasil (nihil).
“Hingga hari kelima pencarian korban belum berhasil kita temukan. Namun berbagai upaya terus dilakukan agar dapat korban segera ditemukan,” katanya.
Tim memutuskan untuk menghentikan sementara operasi mengingat kondisi cuaca yang mulai kurang bersahabat, dan akan kembali melanjutkan pencarian pada Rabu, 29 Oktober 2025 pukul 07.00 WITA.
Operasi pencarian ini melibatkan unsur dari Tim Rescue Kantor SAR Mamuju, Tim Rescue Pos SAR Majene, BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kecamatan Balabalakang dan masyarakat setempat
Adapun alat utama (alut) yang digunakan dalam pencarian antara lain dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB), satu unit D-Max Double Cabin, satu unit Rescue Carrier, serta perlengkapan navigasi, komunikasi, dan medis.
Berdasarkan laporan BMKG, kondisi cuaca di lokasi operasi terpantau hujan ringan, dengan angin bertiup dari arah barat laut ke timur laut, gelombang 1,25 – 2,5 meter, dan arus menuju tenggara.
Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal, dengan harapan korban segera ditemukan














