Indeks
News  

Gowa Target 675 Sahabat LACAK Tekan Kemiskinan Ekstrem

Gowa Target 675 Sahabat LACAK Tekan Kemiskinan Ekstrem
Kukuhkan Relawan LACAK, (Dok; Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat langkah nyata dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.

Data menunjukkan, program Layanan Cepat Atasi Kemiskinan (LACAK) kini semakin diperluas dengan melibatkan 167 relawan Sahabat LACAK yang resmi dikukuhkan di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, pada Kamis (02/10).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar formalitas program, melainkan panggilan nurani pemerintah untuk menjangkau warga miskin ekstrem yang kerap terlewat dari sistem pendataan.

“Tidak boleh ada lagi warga Gowa yang merasa diabaikan. Kehadiran LACAK harus menjadi jalan masuk agar intervensi pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dirasakan,” tegas Husniah.

Pemkab Gowa menekankan pentingnya membangun budaya gotong royong. “Relawan di setiap desa dan kelurahan akan menjadi garda depan untuk menemukan, mendata, sekaligus mengawal intervensi terhadap kelompok masyarakat miskin ekstrem,”

Bupati Husniah menyebut bahwa setiap angka yang muncul dari kerja relawan bukan sekadar statistik, tetapi wajah-wajah masyarakat yang butuh empati dan aksi nyata.

“Jika kita berhasil mengurangi angka kemiskinan ekstrem meskipun hanya 1 persen, itu artinya ada ribuan warga yang kehidupannya berubah lebih layak. Inilah makna sesungguhnya dari kerja kolektif ini,” ujarnya.

Ketua LACAK Kabupaten Gowa, Kaharuddin Muji, menyebutkan bahwa penguatan relawan akan terus dilakukan.

Tahun depan, pada 2026, pemerintah menargetkan 675 relawan baru yang akan ditempatkan di setiap dusun dan lingkungan. Jumlah ini diproyeksikan lebih dari 4 kali lipat dibandingkan relawan yang baru saja dikukuhkan.

“167 relawan ini hanyalah awal. Target kami 675 relawan yang hadir di tiap sudut dusun dan lingkungan. Artinya, tidak ada ruang yang kosong, semua warga miskin ekstrem bisa ditemukan dan dibantu,” jelas Kaharuddin.

LACAK sebelumnya telah resmi dibentuk pada 23 Juli 2025 sebagai program strategis Pemkab Gowa dalam membantu pendataan warga miskin ekstrem.

“Data yang dikumpulkan para relawan nantinya akan menjadi dasar bagi intervensi langsung pemerintah, termasuk melalui kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Gowa,”

Pemkab Gowa melihat bahwa pencapaian target 675 relawan akan menjadi kunci dalam memastikan data miskin ekstrem lebih akurat dan komprehensif. Dengan cakupan hingga dusun dan lingkungan, pemerintah berharap tidak ada lagi warga yang tercecer dari sistem bantuan.

Gerakan ini diharapkan menjadi model baru dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Sulawesi Selatan, bahkan di tingkat nasional.

error: Content is protected !!
Exit mobile version