kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Fatmawati Rusdi Tinjau Khitanan Massal Serentak PABI

Fatmawati Rusdi Tinjau Khitanan Massal Serentak PABI
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, usai mmeninjau pelaksanaan bakti sosial khitanan massal serentak yang digelar Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) Sulselbar di RSKD Dadi Makassar, Minggu (22/06).

KabarMakassar.com — Ribuan anak dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mengikuti kegiatan khitanan massal serentak yang digelar oleh Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) Sulselbar.

Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan di sejumlah daerah di Sulsel dan Sulbar. Khusus di Makassar, bakti sosial ini dipusatkan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar, Minggu (22/6), dan ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi.

Pelaksanaan khitanan massal tersebut dilaporkan berlangsung secara serentak di 30 kabupaten/kota di dua provinsi. Jumlah peserta yang terdaftar mencapai ribuan, dan pada hari pelaksanaan, banyak warga yang datang langsung di luar data yang telah tercatat.

“Alhamdulillah dari PABI melaksanakan baksos khitanan massal serentak di 30 kabupaten kota. Tadi kita sudah menyapa dan jumlahnya itu 2.655 peserta yang terdaftar, tapi lalu kemudian dalam perjalannya, ternyata hari H ini banyak banget yang datang langsung. Tadi kita sampaikan agar bisa mengakomodir semua yang datang,” ujar Fatmawati.

Fatmawati berharap, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dengan cakupan yang lebih luas. Dia menyebut pentingnya sinergi antara pemerintah dan pihak swasta agar khitanan massal dapat menjadi program tahunan berskala besar.

“Kami berharap sebanyak-banyaknya. Dengan kolaborasi pemerintah atau pihak swasta, ini bisa menjadi kegiatan rutin sehingga tahun depan kita harap bisa melaksanakan 10 ribu peserta untuk bisa mendapat rekor MURI,” lanjutnya.

Ketua PABI Sulselbar, Rizal Tjaddiaman, mengatakan jumlah peserta yang terdaftar hingga penutupan pendaftaran mencapai 2.655 anak. Namun, pada hari pelaksanaan, masih ada banyak peserta tambahan yang datang secara langsung dan belum terakumulasi totalnya.

“Data anak yang disunat, kemarin saat kita close pendaftaran ada 2.655 anak, tapi hari ini pagi-pagi ada yang masih datang. Kita belum akumulasi berapa totalnya,” kata Rizal.

Rizal menjelaskan, kegiatan ini mencakup seluruh wilayah kerja PABI Sulselbar, yakni 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan 6 di Sulawesi Barat. Jumlah peserta disesuaikan dengan kapasitas masing-masing daerah.

“Total yang ikut ada 30 kabupaten kota, 24 di Sulsel dan 6 di Sulbar karena wilayah kami PABI Sulselbar,” jelasnya.

Target jumlah peserta, lanjut Rizal, bergantung pada kesiapan fasilitas medis dan sumber daya masing-masing kabupaten/kota. Beberapa daerah mampu menampung hingga lebih dari 100 peserta.

“Target pesertanya kami sesuaikan dengan kemampuan masing-masing kabupaten kota. Ada yang 60, 100, ada malah yang 150. Kita bergantung pada kemampuan kapasitas tempat kabupaten kota berapa bisanya,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa kegiatan ini menyasar kalangan tidak mampu, mengingat prosedur sunat tidak ditanggung oleh BPJS.

Melalui program ini, PABI ingin membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, bahkan yang sudah cukup dewasa namun belum disunat karena kendala biaya.

“Ini kita laksanakan sebenarnya karena sunat itu tidak ditanggung BPJS jadi sasarannya itu orang yang kurang mampu. Malah ada yang usia 16 tahun barus sunat, ya mungkin karena masalah biaya. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

error: Content is protected !!