KabarMakassar.com — Pembangunan jalur kereta api pertama di wilayah Sulawesi dan tepatnya di Sulawesi Selatan (Sulsel) kini memasuki pengerjaan tahap I.
Diketahui pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi yang memiliki jalur kereta api dari Kota Makassar hingga Kota Pare-Pare tersebut telah dibangun sejak tahun 2015.
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulsel, Andi Amanna Gappa menyebut penyelesaian pembangunan jalur kereta api akan dirampungkan sesuai jadwal.
Rencananya, jalur kereta api yang menghubungkan daerah-daerah penting di Sulsel tersebut bakal mulai beroperasi dan digunakan masyarakat pada Oktober 2022 mendatang.
"Kami sampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta mendukung pembangunan jalur kereta api ini," tulisnya dalam keterangan tertulis resmi, Jumat (3/6).
Pembangunan jalur kereta api yang menelan anggaran dari APBN sebesar Rp10,8 Trilliun tersebut nantinya bakal mengangkut penumpang yang bakal dibuka untuk rute tahap I yakni Kota Makassar – Kota Pare-Pare.
Berdasarkan data unggahan Ditjen Perkeretaapian, sejumlah daftar stasiun yang bakal disinggahi untuk layanan kereta api tahap I Kota Makassar – Kota Pare-Pare pada Oktober mendatang diantaranya stasiun Barru, stasiun Tanete Rilau, stasiun Maros, stasiun Rammang-rammang, stasiun Pangkajene dan stasiun Labakkang.
Sementara itu, dalam unggahan Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan menyatakan tengah menyiapkan layanan kereta perintis untuk melayani operasional jalur Kabupaten Barru – Kabupaten Maros.













