Indeks
News  

Demo Tolak Tambang Ilegal di Papua, Mahasiswa Blokade Jalan Alauddin

Demo Tolak Tambang Ilegal di Papua, Mahasiswa Blokade Jalan Alauddin
Tampak Suasana Demo Di Jalan Alauddin Raya

KabarMakassar.com — Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam simpul pergerakan melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Alauddin Raya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/6). Aksi tersebut menyebabkan kemacetan panjang dari arah Kabupaten Gowa menuju pusat Kota Makassar.

Dalam aksinya, massa melakukan orasi di atas mobil truk sambil membakar ban bekas sebagai simbol perjuangan. Mereka menuntut pemerintah untuk segera menutup tambang ilegal nikel di Raja Ampat, Papua.

Koordinator umum aksi, Irwan, menegaskan bahwa kekayaan alam Papua sepenuhnya adalah milik rakyat Papua. Ia juga mengingatkan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari eksploitasi tambang yang terus berlangsung.

“Jika tanah terus dikeruk, dampaknya bisa sangat fatal. Ini bukan sekadar isu lokal, tapi menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat Papua,” ujar Irwan saat menyampaikan orasinya.

Irwan menambahkan bahwa aksi serupa akan terus digelar apabila tuntutan mereka tidak digubris oleh pemerintah.

Spanduk yang mereka bentangkan memuat sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. Cabut semua IUP tambang nikel di Raja Ampat

2.Turunkan Prabowo-Gibran

3.Copot Bahlil Lahadalia dari jabatan Menteri Investasi/Kepala BKPM

4.Selamatkan Papua dari cengkeraman oligarki

5.Save Raja Ampat

error: Content is protected !!
Exit mobile version