kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

BPS Catat Pengangguran RI Turun ke 4,74 Persen, Angkatan Kerja dan Upah Naik

BPS Catat Pengangguran RI Turun ke 4,74 Persen, Angkatan Kerja dan Upah Naik
Survei BPS (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kondisi ketenagakerjaan Indonesia per November 2025 yang menunjukkan perbaikan pada sejumlah indikator utama.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat menurun, sementara jumlah angkatan kerja, penduduk bekerja, hingga rata-rata upah buruh mengalami kenaikan.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), TPT Indonesia pada November 2025 berada di level 4,74 persen. Angka tersebut turun 0,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025, menandakan adanya tambahan serapan tenaga kerja di berbagai sektor.

Selain penurunan pengangguran, BPS juga mencatat peningkatan jumlah angkatan kerja. Hingga November 2025, total angkatan kerja mencapai 155,27 juta orang atau naik sekitar 1,262 juta orang dibandingkan Agustus 2025.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turut mengalami kenaikan menjadi 70,95 persen atau bertambah 0,36 persen poin.

Jumlah penduduk yang bekerja juga menunjukkan tren positif. BPS mencatat sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja per November 2025, meningkat sekitar 1,371 juta orang dalam tiga bulan terakhir.

Kenaikan penyerapan tenaga kerja paling besar terjadi pada sektor penyediaan akomodasi serta makan minum yang bertambah sekitar 0,381 juta orang. Sektor ini dinilai menjadi salah satu penggerak utama peningkatan kesempatan kerja, seiring pemulihan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Di sisi kesejahteraan pekerja, BPS melaporkan rata-rata upah buruh nasional pada November 2025 mencapai Rp3,33 juta.

Kenaikan jumlah pekerja, turunnya pengangguran, serta meningkatnya partisipasi angkatan kerja menjadi sinyal perbaikan pasar tenaga kerja Indonesia menjelang 2026, meski tantangan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas upah masih menjadi pekerjaan rumah ke depan.

error: Content is protected !!