KabarMakassar.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai berbeda oleh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel).
Upacara yang digelar di halaman Sekretariat Bawaslu Sulsel, Minggu (17/08), menjadi ajang refleksi tentang peran lembaga pengawas pemilu dalam mengisi nilai-nilai kemerdekaan.
Dalam amanatnya, Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad menekankan bahwa makna kemerdekaan bagi jajaran Bawaslu bukan sekadar seremonial, melainkan diwujudkan dalam kinerja sehari-hari.
Menurutnya, para komisioner maupun staf harus mampu menghadirkan dedikasi yang nyata melalui pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan kewenangan lembaga.
“Kehadiran kita sebagai komisioner adalah bagaimana kita memaknai tugas. Inilah hakikat mengisi nilai kemerdekaan. Tugas kita harus diwujudkan dengan baik melalui pelaksanaan tupoksi, kewenangan, dan kewajiban kita sebagai bagian dari lembaga yang kita cintai,” kata Saiful.
Ia juga menyoroti pentingnya kreativitas di tengah tuntutan efisiensi penyelenggaraan negara. Bawaslu, tegasnya, tidak bisa hanya hadir ketika tahapan pemilu berlangsung, tetapi harus menanamkan nilai kerja sejak awal agar hasilnya benar-benar dirasakan publik.
“Jangan berharap memanen jika tidak berbuat sejak sekarang. Silakan berbuat, berkontribusi, dan berkomitmen,” ujarnya.
Saiful mengingatkan, keberhasilan Bawaslu tidak hanya diukur dari pengawasan pemilu semata, melainkan juga dari sejauh mana lembaga ini mampu menghadirkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, setiap individu di lingkungan Bawaslu dituntut menjaga integritas dan profesionalisme.
“Kalau kita sendiri tidak hadir sebagai pribadi yang bisa diterima publik, maka lembaga ini juga akan sulit dipercaya. Karena itu, mari kita isi nilai kemerdekaan dengan komitmen bersama dalam keseharian kita,” tegasnya.
Upacara HUT ke-80 RI di Bawaslu Sulsel berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pimpinan, staf sekretariat, serta seluruh keluarga besar Bawaslu. Suasana penuh kebersamaan itu diharapkan menjadi penyemangat untuk memperkuat peran Bawaslu sebagai penjaga demokrasi yang independen, profesional, dan dipercaya masyarakat.














