KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan perombakan besar di jajaran struktural. Dalam pelantikan yang digelar Senin (16/06), Fahyuddin Yusuf resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, menggantikan posisi sebelumnya yang dijabat Aulia Arsyad.
Sebelum mengemban amanah baru ini, Fahyuddin menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang. Ia dikenal sebagai birokrat yang memiliki rekam jejak solid dalam perencanaan tata ruang kota, dengan pendekatan yang berbasis data dan kolaboratif.
Pelantikannya menjadi bagian dari agenda rotasi 46 pejabat yang dilakukan oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, sebagai upaya menyegarkan mesin birokrasi dan memperkuat arah pembangunan kota yang adaptif, efisien, dan berorientasi hasil.
Appi menegaskan bahwa rotasi ini bukan semata soal loyalitas atau kedekatan, tetapi berbasis pada evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan organisasi dan kinerja pejabat.
“Ini bukan soal siapa yang dekat, tapi siapa yang siap. Kita butuh orang-orang kompeten yang bisa bergerak cepat dan bekerja nyata,” tegas Appi.
Fahyuddin sendiri menyambut amanah baru ini dengan penuh tanggung jawab. Ia menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Dinas Kearsipan sebagai institusi yang bukan hanya menyimpan data, tetapi juga mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik secara aktif.
“Kearsipan bukan soal masa lalu semata, tapi bagian penting dari tata kelola pemerintahan masa kini dan masa depan. Arsip adalah nadi dari bukti pembangunan yang harus bisa ditelusuri dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya usai pelantikan.
Ia menambahkan, salah satu prioritasnya ke depan adalah membangun sistem digitalisasi arsip yang terintegrasi lintas perangkat daerah, serta mendekatkan akses arsip kepada masyarakat, termasuk wilayah kepulauan dan pinggiran.
“Dukungan arsip terhadap kebijakan Wali Kota Makassar harus konkret. Kami akan siapkan dokumentasi pembangunan yang rapi, terstandar, dan siap diakses publik, sesuai semangat reformasi birokrasi,” tambahnya.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Melinda Aksa, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, serta unsur Forkopimda lainnya.
Langkah pengisian jabatan ini menandai keseriusan pemerintahan Munafri–Aliyah dalam membentuk birokrasi tangguh dan responsif, sekaligus menjadikan arsip sebagai instrumen strategis dalam pengelolaan pemerintahan kota yang transparan dan inklusif.














