KabarMakassar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menerbitkan peringatan dini terkait potensi peningkatan intensitas curah hujan, Kamis (14/5).
Dalam peringatan tersebut, Warga diimbau waspada karena cuaca buruk ini diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Mulai 14 hingga 16 Mei 2026.
Peringatan ini dikeluarkan sebagai respon cepat BPBD setelah menerima data prakiraan cuaca terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar.
Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Andi Patoppoi, melalui rilis resmi di laman Facebook Pusdalops BPBD Jeneponto, membenarkan adanya indikasi peningkatan aktivitas cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Jeneponto.
“Berdasarkan rilis terbaru BMKG untuk prakiraan tiga hari ke depan, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi meluas. Potensi ini juga dapat disertai dengan kilat, petir, dan angin kencang,” kata Andi Patoppoi.
Berdasarkan data grafis rilis BMKG tersebut, peningkatan intensitas cuaca ini diperkirakan berlangsung bertahap dengan status waspada.
Berikut Adalah Detail Prakiraan Cuaca BMKG 14-16 Mei 2026 yang Dirujuk BPBD Jeneponto:
1. Prakiraan Kamis, 14 Mei 2026
Status: Waspada Hujan Sedang hingga Lebat.
Wilayah Potensi: Bulukumba, Enrekang, Gowa, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.
2. Prakiraan Jumat, 15 Mei 2026
Status: Siaga (Wilayah Luas) dan Waspada.
Wilayah Potensi: Peringatan Siaga untuk Bone, Sidrap, Toraja Utara, dan Wajo.
3. Prakiraan Sabtu, 16 Mei 2026
Status: Waspada (Wilayah Lebih Luas).
Wilayah Potensi: Bantaeng, Bulukumba, Bone, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.
Dengan data tersebut, BPBD Jeneponto meminta seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Masyarakat Perlu Waspada Terhadap Potensi:
1. Banjir: Akibat luapan sungai atau tersumbatnya saluran drainase.
2. Tanah Longsor: Khusus untuk wilayah dataran tinggi atau perbukitan.
3. Angin Kencang: Yang dapat menyebabkan pohon tumbang atau kerusakan atap bangunan.
Tips Siap Siaga dari Pusdalops BPBD Jeneponto:
1. Periksa Drainase: Pastikan saluran air di sekitar rumah bersih dan tidak tersumbat sampah.
2. Batasi Mobilitas: Hindari bepergian ke daerah rawan banjir atau tanah longsor jika curah hujan sangat tinggi.
3. Amankan Aset: Simpan dokumen, barang berharga, dan alat elektronik di tempat yang lebih tinggi dan aman
Tetap pantau informasi cuaca terbaru hanya dari sumber tepercaya seperti BMKG dan BPBD. Utamakan keselamatan diri dan keluarga.














