KabarMakassar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat sebanyak 86 kepala keluarga (KK) dengan total 131 jiwa terdampak banjir di wilayah Katimbang, Kota Makassar, hingga Sabtu (11/01) pukul 23.41 Wita.
Berdasarkan data BPBD kota Makassar warga terdampak tersebar di empat titik pengungsian.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan pendataan dilakukan secara bertahap di lapangan bersamaan dengan proses evakuasi dan pemantauan kondisi warga.
“Hingga pukul 23.41 Wita, total warga terdampak banjir di Katimbang tercatat 86 KK dengan 131 jiwa yang mengungsi di empat lokasi,” ujar Muhammad Fadli.
Berdasarkan data BPBD, lokasi pengungsian terbesar berada di SD Paccerakkang dengan 55 KK atau 201 jiwa. Pengungsi di lokasi ini didominasi warga dewasa, anak-anak, balita, hingga bayi dan lansia. Selain itu, terdapat 17 KK atau 61 jiwa yang mengungsi di Kantor Lurah Katimbang, termasuk dua ibu hamil.
Sementara itu, Masjid Nurul Ikhlas Kodam III menampung 4 KK atau 18 jiwa, dan Masjid Lailatul Qadar Blok AF menjadi tempat pengungsian bagi 10 KK atau 39 jiwa, termasuk satu lansia dan satu ibu hamil.
“Pengungsi terdiri dari berbagai kelompok rentan, mulai dari balita, bayi, lansia, hingga ibu hamil. Ini menjadi prioritas penanganan kami,” kata Fadli.
BPBD Makassar memastikan pemantauan terus dilakukan, termasuk koordinasi lintas instansi untuk kebutuhan logistik, kesehatan, dan keselamatan warga selama berada di lokasi pengungsian.
“Warga tetap waspada mengingat potensi cuaca dan genangan susulan di wilayah rawan banjir,” Pungkasnya.














