kabarbursa.com
kabarbursa.com

Tawuran Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Belasan Motor Rusak

Tawuran Mahasiswa UIN Alauddin Berujung Belasan Motor Rusak
Tawuran Mahasiswa UIN Alauddin (Dok: Ist)

KabarMakassar.com Dua kelompok mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar terlibat tawuran di Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (04/09).

Bentrokan tersebut melibatkan aksi saling serang menggunakan tangan kosong hingga senjata tajam. Kericuhan bahkan meluas ke jalan umum di sekitar kampus sehingga mengganggu pengguna jalan.

Petugas keamanan kampus, Muhammad, mengatakan tawuran diduga dipicu oleh perusakan baliho ucapan selamat datang bagi mahasiswa baru yang terpasang di depan gerbang kampus.

Menurut Muhammad, peristiwa bermula ketika dua orang pengendara sepeda motor yang diduga mahasiswa merusak baliho tersebut. Aksi itu kemudian memicu kemarahan kelompok mahasiswa lainnya hingga terjadi bentrokan.

Panit Opsnal Polsek Somba Opu, Ipda Iskandar, mengatakan puluhan mahasiswa terlibat dalam bentrokan tersebut.

Mereka terlibat saling serang menggunakan tangan kosong hingga senjata tajam. Kericuhan kemudian berlanjut dengan aksi saling kejar hingga ke jalan raya di sekitar kampus.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengguna jalan merasa ketakutan dan memilih menghindari lokasi.

Personel Polsek Somba Opu bersama Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Gowa mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Petugas kemudian membubarkan massa dan melakukan penyisiran di sekitar area kampus untuk memastikan situasi kembali kondusif.

Dalam penyisiran tersebut, polisi menemukan belasan motor yang diduga milik mahasiswa dalam kondisi rusak. Sejumlah motor juga ditemukan dalam posisi tergeletak.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah mahasiswa yang mengalami luka akibat bentrokan tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam tawuran dan perusakan serta mendalami penyebab utama bentrokan.

Situasi di sekitar Kampus 2 UIN Alauddin Makassar selanjutnya diamankan oleh aparat kepolisian.