KabarMakassar.com — Seorang pria diamankan polisi usai nekad merampas kendaraan milik seorang perempuan yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) Otoritas Bandara Makassar. Pria tersebut melakukan aksinya dengan berpura-pura menjadi wanita yang menggunakan mukenah.
Korban diketahui bernama Dessy Pramitha (37), histeris usai pelaku mencoba merampas kendaraan miliknya di Jalan Poros Bandara Baru Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (10/09) kemarin.
Kapolsek Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Iptu Asri saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ia membeberkan bahwa peristiwa itu bermula saat korban dihadang oleh pelaku dengan modus ingin menumpang ke dalam area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
“Karena tidak menaruh curiga, korban membiarkan pelaku menumpang. Korban memang biasa memberi tumpangan kepada pegawai lain yang mau masuk ke bandara,” ujar Asri, Kamis (11/09).
Saat berada di dalam mobil, korban dipaksa oleh pelaku untuk memutar arah kendaraan miliknya, bahkan korban sempat dicekik dari belakang oleh pelaku.
“Korban panik, keluar dari mobil sambil berteriak meminta tolong. Pelaku lalu membawa kabur kendaraan tersebut dan menerobos portal tol bandara,” jelasnya.
Alih-alih hendak membawa kabur mobil korban, pelaku langsung dikejari petugas tol hingga merasa panik, dan kehilangan kendali hingga menabrak pohon di pembatas jalan.
Kemudian, pelaku tetap hendak kabur dan berusaha lari dari kejaran warga sekitar, namun berhasil diamankan.
“Pelaku berhasil diamankan oleh warga sekitar yang melihat kejadian ketika ia mencoba melarikan diri,” ujar Asri.
Asri menjelsakan bahwa anggota polsek yang mengetahu kejadian itu pun langsung segera ke TKP. Dan pelaku berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan.
“Setelah diamankan pelaku ini ternyata seorang laki-laki yang mengenakan mukena,” ucapnya.
Dari hasi interogasi awal, Asri menduga pelaku mengalami gangguan kejiawaan. Pasalnya dari sejumlah pertanyaan yang ditanyakan penyidik pelaku menjawabnya dengan jawaban yang tidak nyambung.
“Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Namun, kami tetap akan mendalami motif dari tindakannya. Pelaku ini juga tidak memiliki tanda identitas apapun,” bebernya.
Saat ini, kata Asri pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Bandara. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang dikendarai pelaku.
“Kita akan berkoordinasi dulu dengan pimpinan untuk mengambil langkah lebih lanjut,” pungkasnya.













