KabarMakassar.com — Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap empat anggota geng motor yang diduga terlibat dalam aksi pembegalan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Para pelaku yang berhasil diamankan masing-masing bernama Yusril (24), Agusti (28), Muhammad Yusuf Alfairizi (22), dan Nur Alamsyah (23). Setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan keempatnya ditangkap di Kabupaten Gowa, pada Selasa (10/06).
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari operasi premanisme yang dilakukan jajaran Polda Sulsel.
“Jadi terkait yang diamankan ini berhubungan dengan adanya operasi premanisme yang dilakukan Polda Sulsel dan jajaran. Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya penyerangan atau pembegalan di daerah Makassar,” ujar AKP Wawan Suryadinata, kepada wartawan, pada Kamis (12/06).
Dari hasil pemeriksaan, Wawan mengatakan para pelaku kerap beraksi dan berbuat onar di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Aksi brutal para pelaku diduga tanpa penyebab yang pasti dan hanya ingin membuktikan dirinya sebagai kelompok geng motor yang sadis.
“Pada saat pemeriksaan, mereka adalah anggota geng motor yang cukup meresahkan dan ingin menunjukkan eksistensinya di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Untuk yang diamankan pada saat ini ada sekitar 4 orang,” ujarnya.
Wawan menyebut, empat pelaku ini memiliki peran berbeda-beda dalam aksi kriminal yang dilakukan.
“Ada yang berperan sebagai eksekutor, ada yang sebagai ketua geng motor, dan ada juga yang bertugas sebagai joki,” bebernya.
Para pelaku melakukan aksi kriminalnya saat dalam keadaan mabuk, lalu berkonvoi menggunakan sepeda motor di jalan. Kemudian melakukan pengancaman terhadap korbannya dengan menggunakan Sajam.
“Mereka ini melakukan perbuatannya dalam kondisi mabuk, berbondong-bondong konvoi di seputaran Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Mereka melihat ada orang, lalu melakukan ancaman dengen menggunakan badik dan senjata tajam busur panah,” jelas Wawan.
“jadi pada saat mereka menemukan korban, mereka ambil HP dan barang berharga milik korban,” lanjutnya.
Saat ini empat anggota geng motor yang meresahkan warga tersebut, telah ditahan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya.














