KabarMakassar.com — Polisi mengamankan 8 anggota geng motor yang diduga terlibat tawuran antar geng motor lain. Para pelaku yang masih belasan tahun itu, kini diamankan pihak kepolisian.
Para remaja yang berhasil diamankan masing-masing berinisial, RV (16), ME (16), AD (16), EYW (16), MA (16), ZU (15), FT (16) dan GI (15). Kedelapan anggota geng motor itu telah dibawa ke Polsek Mamajang untuk dilakukan pemeriksaan.
“Delapan pemuda diamanakan di Mako Polsek Mamajang beserta barang buktinya,” ujar Kasi Humas Polsek Mamajang, Aipda Muhammad Ilham, Senin (21/07).
Diketahui, aksi tawuran tersebut terjadi di Jalan Opu Daeng Risadju dan Jalan Baji Pangngai, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Minggu (20/07) dini hari.
Ilham menerangkan bahwa setelah pihaknya melakukan penyisiran di sekitar lokasi, kemudian menemukan ada sekitar 50 kendaraan roda dua yang sedang berkumpul, sehingga berhasil mengamankan 8 remaja tersebut.
“Unit opsnal melakukan hunting sekitar TKP dan tiba di Jalan Baji Areng kurang lebih 50 motor berkumpul dan alhasil 8 pemuda berhasil diamankan dan 2 unit motor,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil interogasi, Ilham membeberkan bahwa enam remaja yang diamankan itu, diduga akan melakukan penyerangan kepada geng motor dari Utara. Mereka juga mengaku hanya diajak dan menemani rekannya yang berhasil melarikan diri.
“Dari Hasil interogasi mereka yang diamankan di Jalan Baji Areng hanya ikut serta untuk melakukan pernyerangan terhadap kelompok geng motor Utara,” ujarnya.
Sementara itu, dua remaja lainnya mengaku bahwa mereka tengah melakukan pesta minuman keras (miras) jenis ballo. Namun, tiba-tiba diserang oleh kelompok geng motor lain dengan busur panah.
“Mereka hanya nongkrong bersama beberapa pemuda untuk minum miras jenis ballo. Mereka mengakui diserang oleh sekelompok pemuda yang tidak dikenal menggunakan senjata tajam jenis parang dan busur,” pungkasnya.
Kini, para remaja tersebut diamankan di Polsek Mamajang sementara anggota geng motor lainnya masih dalam penyelidikan.














