KabarMakassar.com — Polisi mengamankan 6 remaja di Makassar, lantaran kerap membuat onar di jalan dengan melakukan aksi freestyle saat berkendara, sehingga membahayakan dirinya dan pengguna jalan lain.
Kasat Sabhara Polrestabes Makassar, Kompol Joko Pamungkas mengatakan keenam remaja tersebut berhasil diamankan setelah aparat kepolisian sedang melakukan patroli operasi cipta kondisi pada pukul 22.00 wita.
“Selanjutnya kami pada pukul 02.00 wita melakukan patroli di batas kota, wilayahnya khusus Manggala dan Panakkukang,” ujar Joko kepada wartawan, Minggu (15/06).
Dalam operasi tersebut, kata Joko pihaknya melakukan pemeriksaan terhdapap pengguna jalan terutama yang mengendarai sepeda motor dengan rombongan, dan tidak menggunakan helm.
Kemudian saat patroli, aparat mendapati enam remaja yang mengendarai sepeda motor dan saling berboncengan tanpa menggunakan helm, sehingga aparat melakukan pemeriksaan terhadap mereka.
Saat melakukan pemeriksaan, polisi mendapati di handphone mereka bahwa mereka merupakan remaja yang sering keluar di malam hari untuk melakukan konvoi dan freestyle di jalan, yang dapat membahayakan dan meresahkan masyarakat setempat.
“Waktu kita hentikan di jalan dari Urip Sumaharjo dengan Jalan Taman Kampalawan,
mereka mengatakan dari Panaikan. Tapi ternyata setelah kita cek dan kita tanyakan kembali, mereka dari rolling, muter di daerah CPI wilayah barat, khususnya di wilayah Ujung Pandang,” ungkapnya.
“Dan selanjutnya mereka putar, kita berapapasa. Sehingga kita menghentikan, menghampiri, dan kita melakukan pemeriksaan. Sehingga saat ini kita amankan dan kita serahkan ke Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar,” lanjutnya.
Selain tidak menggunakan helm, kata Joko remaja tersebut juga tidak dapat memperlihatkan surat-surat kelengkapan kendaraan, serta kelengkapan plat nomor kendaraan milik mereka.
“Untuk saat ini, kita tidak menemukan juga sajam yang digunakan dan melihat dia kondisi dari umurnya, sehingga kita, tahapan pertama kita menyerahkan kepada Satuan Lalu Lintas Polretabes Makassar,” ungkapnya.
Dalam melakukan aksi freestyle tersebut, kata Joko keenam remaja itu juga menghidupkan aksi mereka lalu mengunggah nya ke publik melalui akun media sosial mereka. Dengan maksud memamerkan aksi-aksi mereka di jalan.
“Dia mengupload ini untuk membanggakan dirinya dan juga promosi terhadap timnya agar tim-tim lain bisa mengikut sama dia dan juga ada kesan untuk memang rolling di tiap malam untuk di Makassar,” pungkasnya.














