kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Menguat, Ditopang Pengumuman Kabinet Baru dan Surplus Perdagangan

Dibayangi Sentimen Global, IHSG Melemah di Awal Sesi
Ilustrasi Saham (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (15/10), mencatat kenaikan sebesar 0,89% ke level 7.626,95. Kenaikan ini menandai kembalinya IHSG ke atas level psikologis 7.600 setelah sepekan berfluktuasi di kisaran 7.480-7.500.

Total nilai transaksi hari ini mencapai Rp 10,5 triliun, dengan 22,7 miliar saham berpindah tangan dalam 1,3 juta transaksi. Sebanyak 303 saham mengalami penguatan, sementara 261 saham melemah dan 237 lainnya stagnan.

Penguatan IHSG dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk sentimen positif dari pengumuman calon menteri pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Transisi politik yang berjalan mulus, ditandai dengan pertemuan Prabowo bersama 49 calon menteri di kediamannya, memberikan sinyal stabilitas yang diapresiasi pasar.

Partisipasi Sri Mulyani dalam pembahasan APBN dan program ekonomi prioritas bersama Prabowo turut memberikan optimisme terkait kelanjutan kebijakan ekonomi yang sudah berjalan. Kembalinya Sri Mulyani sebagai kandidat Menteri Keuangan dipandang pelaku pasar sebagai jaminan berlanjutnya kebijakan fiskal yang kredibel dan pro-pertumbuhan.

Di sisi lain, data neraca perdagangan Indonesia turut memberikan dorongan bagi pasar. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus perdagangan sebesar US$3,26 miliar pada September 2024, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat surplus US$2,9 miliar.

Surplus ini merupakan yang ke-53 berturut-turut sejak Mei 2020, didukung oleh penurunan impor serta kinerja ekspor komoditas nonmigas seperti bahan bakar mineral, minyak nabati, dan besi baja.

Kombinasi faktor politik dan ekonomi tersebut membangkitkan optimisme di kalangan investor, mendorong IHSG bergerak positif dan menandakan kepercayaan terhadap prospek perekonomian nasional di bawah pemerintahan baru.

Unruk informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan hari kedua pekan ini, hal ini membuat IHSG mencatat kenaikan untuk ketiga hari berturut-turut. Sepanjang perdagangan, IHSG terus bergerak positif, menunjukkan sentimen pasar yang optimis.

Kembalinya minat investor asing menjadi salah satu faktor pendorong penguatan IHSG. Data menunjukkan adanya net buy asing sebesar Rp 339,77 miliar di seluruh pasar, mengindikasikan investor asing yang mulai berbalik arah dan kembali aktif membeli saham setelah beberapa waktu cenderung menjual.

Meskipun demikian, sejumlah saham tetap menjadi target aksi jual investor asing. Berikut 10 saham dengan nilai penjualan bersih (net sell) terbesar oleh asing pada Selasa:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 83,33 miliar.
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 75,02 miliar.
  3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 25,14 miliar.
  4. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) sebesar Rp 24,07 miliar.
  5. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar Rp 21,87 miliar.
  6. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebesar Rp 17,01 miliar.
  7. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) sebesar Rp 15,89 miliar.
  8. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) sebesar Rp 13,29 miliar.
  9. PT United Tractors Tbk (UNTR) sebesar Rp 10,29 miliar.
  10. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp 9,85 miliar.

Penguatan IHSG selama tiga hari berturut-turut dan kembalinya aliran dana asing menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia saat ini sedang berada dalam tren positif, meski beberapa saham tetap dilepas oleh investor asing. Sentimen ini diharapkan dapat terus mendukung pergerakan IHSG di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pergerakan IHSG Selasa 15 Oktober 2024
Berdasarkan data RTI Infokom, pada awal perdagangan kemarin, pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka stagnan pada level 7.559,65, tetapi bergerak ke zona hijau sesaat setelah pembukaan.

IHSG sempat bergerak di rentang 7.573-7.585 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 150 saham menguat, 60 saham melemah, dan 262 saham bergerak di tempat.

Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp12.677 triliun. Saham emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 1,43% ke level Rp142 per saham, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) naik 3,65% ke level Rp284 per saham, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) naik 1,54% ke level Rp66 per saham

Penguatan berlannut hingga penutupan perdagangan sesi I kemarin, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG menguat 44,2 poin atau 0,58% ke posisi 7.603,86 hingga pukul 12.00 WIB.

IHSG bermanuver di rentang 7.573,45—7.625,58. Sebanyak 282 saham menguat, 239 saham turun, dan 268 saham tidak beranjak atau stagnan.

Penguatan IHSG didorong oleh apresiasi harga saham big caps a.l. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar 0,82% ke posisi Rp4.940, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) 1,44% ke level Rp7.025, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 1,72% ke posisi Rp2.950 per saham.

Selain itu, saham emiten tambang logam PT Bumi Resources MInerals Tbk. (BRMS) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) kompak menghijau. saham AMMN naik 2,12% ke level Rp9.650 dan saham BRMS melesat 6,57% ke posisi Rp292 per saham.

error: Content is protected !!