kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Dibuka Menguat, Sektor Perbankan Jadi Penggerak Utama

IHSG Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Ini Daftar Rekomendasi Saham
Ilustrasi saham (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (10/10).

Tercatat, pada pukul 10.01 WITA, indeks mengalami kenaikan sebesar 8,13 poin atau setara dengan menguat tipis ke 0,1 persen ke level 8.259.

Volume perdagangan, berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), mencapai 1,4 miliar saham dengan nilai transaksi tembus Rp1,1 triliun, serta frekuensi yang terjadi sebanyak 113.484 kali.

Diketahui ada sebanyak 241 saham yang menguat, 173 saham yang melemah dan 197 saham yang berada dalam posisi stagnan.

BRI Danareksa Sekuritas mengatakan, untuk perdagangan hari ini, IHSG ditutup menguat menuju level tertinggi sepanjang masa, disebabkan oleh rebound kuat pada sektor perbankan walau investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp –1,48 triliun.

Lebih lanjut, secara teknikal, momentum bullish masih terjaga dengan potensi pengujian resistance berikutnya di area 8.300.

Menurut riset BRI Danareksa Sekuritas, pasar diproyeksikan bakal mencermati dinamika Purbaya Effect juga pembahasan kebijakan batasan free float yang tengah diajukan DPR kepada OJK.

Berikut beberapa saham potensial yang dirangkum dari sejumlah broker yang menarik untuk dicermati, diantaranya adalah:

Mirae Asset Sekuritas

BTPS
DKFT
UNTR
WIFI
BWPT
VTNY
WIFI

Panin Sekuritas

NICL
BBRI
MBMA

Samuel Sekuritas

BBRI
RATU
ADMR
BREN
CBDK
FILM

Phintraco Sekuritas

BRIS
TOWR
BWPT
AALI
BBTN

CGS International Sekuritas

CPIN
EMTK
PGAS
ISAT
BBYB
AALI

BRI Danareksa Sekuritas

PGAS
AMMN
JSMR

Phillip Sekuritas

TOTL
FILM

MNC Sekuritas

BUMI
DKFT
ERAL
WIFI

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!