KabarSelatan.id — Sedikitnya, Sepuluh daerah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk dalam lokus penanganan Stunting. Salah satu daerah itu adalah Kabupaten Jeneponto.
Masuknya Butta Turatea dalam lokus ini membuat Komando Distrik (Kodim) 1425 Jeneponto langsung mengambil langkah cepat dengan meluncurkan sebuah inovasi guna mendukung Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Program ini pun dinamakan Panggung Inovasi Penanganan Stunting (PIPS) yang merupakan tindak lanjut dari Lima pesan komandan dan kegiatan ini merupakan yang pertama kali diadakan di Jeneponto.
Dimana semua Puskesmas diminta berpartisipasi dengan mengutus wilayah binaannya masing-masing.
Inovasi yang digagas penuh oleh Dandim 1452 ini pun bermitra dengan Lembaga Pattiro Jeka Jeneponto yang ditunjuk sebagai penanggung jawab dari lomba panggung inovasi yang diikuti sejumlah peserta.
Sebagai peserta, Lurah Balang, Abdul Rahman mengatakan, kami dan seluruh jajaran, kepala lingkungan dan kader sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah Kelurahan Balang meraih prestasi yang luar biasa. Semoga ini menjadi langkah awal bagi kami untuk terus berbenah," katanya, Senin (21/11).
Selain itu, kami turut mengucapkan terima kasih kepada Kepala Puskesmas Binamu Kota dan seluruh staf yang selalu melakukan pembinaan.
"Terima kasih karena sudah bekerja sama dengan kami siang malam demi melihat kelurahan jauh lebih baik," cetus Abdul.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Binamu Kota, Alim Bachri mengatakan, ini sebuah langka strategis yang diluncurkan Dandim 1425, Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Dinas Kesehatan, Pattiro Jeka dan Sektor terkait dalam mengeluarkan Jeneponto dari daerah lokus stunting.
"Alhamdulillah ini sebuah kebanggaan bagi kami dimana Kelurahan Balang bisa memberikan yang terbaik saat Lomba Panggung Inovasi Penanganan Stunting yang pertama kali diadakan ini," ucapnya.
Alim Bahcri menuturkan semoga prestasi ini menjadi sebuah motivasi untuk selalu berbenah, memperkuat koordinasi sektoral dalam menyelesaikan setiap permasalahan kesehatan di Kabupaten Jeneponto.
Sebaliknya, Ia turut menyampaikan rasa terima kasih itu kepada Kepala Kelurahan Balang, Ketua TP PKK Balang, Kepala Lingkungan serta kader dan tokoh-tokoh masyarakat atas kerja keras dan kerja samanya untuk Balang yang lebih baik.
"Begitu juga dengan organisasi induk kami Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Lembaga Pattiro Jeka, Bank Sulselbar, Baznas dan lainnya," tuturnya.
Kepala Puskesmas termuda di Jeneponto ini juga mengungkapkan jika Puskesmas Binamu Kota ini mendapatkan sejumlah penghargaan di Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun ini.
"Posyandu HI Belay Kasih yang menjadi juara satu di tingkat provinsi. Selain itu, sejumlah staf Puskesmas Binamu Kota juga terpilih sebagai nakes teladan serta beberapa juara pada lomba pekan olahraga dan seni dalam memperingati HKN ke-58," pungkas Alim.














