KabarSelatan.id — Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sinjai mendapatkan perlakuan tidak terpuji dari oknum ASN. Kini siswi itu mengalami trauma hingga tak masuk sekolah.
Agung, ayah korban mengatakan, yang membuat dirinya tidak menerima perlakuan tersebut karena adanya insiden yang tak senonoh.
"Yang bikin berat ini, kami orang tua tidak menerima kalau anak saya ditendang,” ujar Agung kepada wartawan saat, Rabu, (14/9).
Terkait kendaraan yang rusak, kata dia, masih bisa diperbaiki.
"Tapi secara psikologis anak saya siapa yang bisa tolong?,"ucapnya.
Munculnya kejadian tersebut sehingga anaknya mengalami trauma hingga tidak mau menerima telepon dari orang tuanya sendiri.
"Anak saya jadi diam, tidak menerima telepon ummi-nya, tidak mau bicara. Jadi lebih banyak diam meskipun om-nya coba kasih tenang, tapi anak saya masih menangis,"sebut Agung.
Meski dibujuk, anaknya belum ingin berkomunikasi dengan kerabatnya.
"Omnya terus membujuk dan merayu, tetap saja diam. Tapi karena anak saya di didik tidak pernah di kerasi jadi kaget dapat reaksi seperti itu," tambahnya.
Selain itu, Agung mengaku anaknya juga tak masuk sekolah hari ini, Rabu, 14 September 2022.
" Tidak (masuk) sekolah pak, karena masih trauma,"akunya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video amatir seorang oknum ASN Pemkab Sinjai AA diduga menganiaya pemotor, hingga tersungkur. Kini pelaku telah diamankan di Polres Sinjai.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Syahruddin mengatakan oknum ASN tersebut telah diamankan.
"Oknum ASN yang viral di media sosial sudah kami amankan di Polres. Jadi, anggota yang langsung ke lapangan menjemput terduga pelaku penganiayaan dan saat ini dia (AA oknum ASN sudah berada di Polres,"terangnya.
AKP Syahruddin juga mengaku tengah dalam perjalanan ke Makassar, saat dikonfirmasi.














