KabarMakassar.com — Jelang Piala Dunia 2022, pemain fenomenal asal Portugal yakni Cristiano Ronaldo membuat geger akan wawancara khususnya dengan seorang Jurnalis asal Inggris, Piers Morgan.
CR7 sapaan pemain depan Manchester United ini secara khusus memang meminta jurnalis Piers Morgan untuk diwawancara soal hubungannya dengan MU dan juga sang pelatih Erik ten Hag.
Keretakan hubungannya dengan klub raksasa Inggris tersebut diungkap oleh CR7. Ia menjelaskan jika MU tidak membuat perubahan pada pusat pelatihan setelah ditinggal Sir Alex Ferguson.
Lanjut CR7 jika MU dianggap tidak memiliki kemampuan bersaing dengan Manchester City, Liverpool, hingga Arsenal. Selain menyerang klubnya sendiri, Ronaldo juga menuding Erik ten Hag tidak memiliki rasa hormat kepadanya. Ten Hag dituding ingin menyingkirkan Ronaldo dari MU.
"Saya tidak menghormati dia karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya," ujar Ronaldo tentang Ten Hag. "Jika Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati Anda," tambah pemain berusia 37 tahun tersebut dalam wawancaranya dengan Piers Morgan.
CR7 juga merasa "dikhianati" oleh Man United dan disalahkan atas segala sesuatu yang salah di klub, membuatnya merasa sangat seperti "kambing hitam".
Menanggapi hal tersebut manajemen MU buka suara soal wawancara CR7 dengan Piers Morgan, dalam rilisnya MU menegaskan jika hal tersebut sudah diketahui dan akan mengambil keputusan soal wawancara CR7 tersebut.
"Manchester United mengetahui liputan media terkait wawancara yang dilakukan Cristiano Ronaldo. Pihak klub akan memberi tanggapan setelah semua fakta telah diungkap. Fokus kami tetap pada persiapan paruh kedua musim dan melanjutkan momentum, keyakinan, dan kebersamaan yang dibangun di antara pemain, manajer, staf, dan fans." tulis rilis MU.
Sementara untuk lanjutan dari pernyataan tersebut pihak MU juga menyampaikan jika sangat mungkin Ronaldo tak akan bermain untuk Manchester United lagi. Keinginannya hengkang dari Old Trafford di musim panas tak terkabul dan wawancara yang ia lakukan nampaknya akan merusak hubungannya dengan Ten Hag. Beberapa skenario dan opsi pun mesti ia telusuri untuk menentukan masa depannya.
Masih ada kontrak 12 Bulan, CR7 di MU. Dimana CR7 harus menuntaskan kontraknya kepada MU pada akhir 2023 mendatang.
Bagaimana dengan Peraturan FIFA akan status Kontrak dan Transfer pemain?
Diawali cuitan pengacara litigasi dan olahraga David Seligman di Twitter yang dikutip Daily Mail mengatakan, MU bisa memutus kontrak Ronaldo karena 'pelanggaran material dari tugas kepercayaan dan keyakinan yang tersirat'.
Peraturan FIFA tentang Status dan Transfer Pemain juga mengizinkan MU memutus kontrak CR7. Hal tersebut tertuang dalam Pasal 14 soal Mengakhiri Kontrak dengan Alasan yang Adil.
"Kontrak dapat diakhiri oleh salah satu pihak tanpa akibat apapun jenis (baik pembayaran kompensasi atau pengenaan sanksi olahraga) di mana hanya ada penyebab." tulisnya.
Selain bisa memutus kontrak Ronaldo, MU juga bisa membatalkan pembayaran biaya kepada agen. Pasalnya agen dibayar untuk 'layanan lebih lanjut' untuk menjaga hubungan baik pemain dengan klub.
Sementara itu dengan keluarnya wawancara tersebut, Jorge Mendes agen CR7 dianggap tidak bisa menjalankan tugas tersebut.
Kiprah CR7 di Manchester United:
Penampilan pemain asal Portugal tersebut di Manchester United menurun drastis pada musim 2022/2023.
Ronaldo baru mencetak satu gol dari 10 laga Premier League 2022/2023. Ronaldo hanya tiga kali bermain penuh.
Di Liga Europa, kontribusi Ronaldo lebih baik. Ronaldo memainkan enam laga dengan catatan dua gol dan dua assist. Ronaldo selalu jadi pilihan utama Erik ten Hag di Liga Europa. Dia hanya sekali tidak bermain penuh.














