KabarMakassar.com — Sejumlah atlet mengalami drop akibat cuaca panas di lokasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan ke-XVII.
Diketahui Porprov Sulsel kali ini berlangsung di dua Kabupaten yakni Kabupaten Sinjai dan Bulukumba yang dimulai tanggal 22 sampai 30 Oktober 2022.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel, Yasir Mahmud membenarkan kondisi cuaca saat ini di dua lokasi kegiatan sangat panas.
"Iye. Memang kondisi saat ini sangat panas di Bulukumba dan Sinjai," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/10).
Sementara itu, Sekertaris KONI Sulsel, Mujibu Rahman mengatakan saat ini terdapat 4 orang atlet yang mengalami kondisi drop karena cuaca panas dan kelelahan serta cedera.
"Sampai saat ini Softball ada 2 orang, sepeda 1 orang, 1 orang tenis meja," pungkasnya.
Mujibu menjelaskan sejumlah atlet yang mengalami kondisi drop disebabkan karena faktor cuaca yang sangat terik dan tidak pernah turun hujan.
"Karena faktor cuaca, selama 6 hari pertandingan di gelar Sinjai Bulukumba tidak ada hujan dan matahari terik," sambungnya.
Selain itu, intensitas persaingan yang membutuhkan kerja fisik dan pikiran lebih maksimal juga membuat sejumlah atlet mengalamk kondisi drop serta jeda waktu yang tidak cukup bagi para atlet.
Menurutnya, para atlet tidak memiliki jeda waktu yang cukup karena Porprov hanya digelar selama 7 hari sejak pembukaan sehingga para atlet yang lolos ke babak selanjutnya akan terus bertanding selama 7 hari non stop.
"Karena Intensitas persaingan semakin meningkat karena sudah memasuki masa semifinal dan final membutuhkan kerja fisik dan pikiran yang lebih maksimal. Karena para atlet tidak ada jeda waktu yang cukup karena porprov hanya di gelar selama 7 hari sejak pembukaan," ujarnya.
Sementara itu salah satu atlet softball mengalami kondisi drop akibat cedera dari pantulan bola dari pemukul tongkat yang mengenai kacamata sehingga mengalami luka di bagian hidup bawah sebelah kanan.
Adapun selanjutnya para atlet mendapatkan penanganan medis dan diantar ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
"Tindaklanjutnya alhamdulillah langsung ditangani oleh tim medis lapangan terlebih dahulu lalu diantar ke rumh sakit untuk penaganan lebih lanjut," jelasnya














