kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dewan Minta Appi Tinjau Ulang Kontrak Pasar Sentral dengan PT MTIR

Dewan Minta Appi Tinjau Ulang Kontrak Pasar Sentral dengan PT MTIR
Penampakan Pasar Sentral atau New Makassar Mall, (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Basdir, meminta Wali Kota Munafri Arifuddin alias Appi meninjau ulang addendum perjanjian dengan PT Melati Tunggal Inti Raya (PT MTIR) yang dinilai merugikan pemerintah daerah dan pedagang kecil.

Hal ini disampaikan Basdir menyusul langkah Appi melakukan kunjungan ke pasar sentral atau New Makassar Mall untuk mematangkan strategi geliat ekonomi.

Basdir menilai, perubahan dalam kerja sama tersebut tidak transparan sejak awal diteken pada 2017 dan tidak melibatkan seluruh pihak sebagaimana diatur dalam regulasi.

“Perjanjiannya sejak awal tidak terbuka. Ini jadi persoalan serius karena menyangkut kepentingan publik,” tegasnya, Rabu (15/04).

Ia juga menyoroti dampak langsung terhadap pedagang kecil yang dinilai belum mendapatkan manfaat dari skema kerja sama tersebut.

“Kalau tidak menguntungkan pedagang, tentu harus dievaluasi. Jangan sampai hanya menguntungkan pihak tertentu,” tegasnya.

Di tengah sorotan itu, Pemkot Makassar mulai menggerakkan langkah revitalisasi kawasan Pasar Sentral Makassar yang kini mengalami penurunan aktivitas. Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) sebelumnya telah melakukan peninjauan langsung untuk memetakan persoalan di lapangan.

“Pasar ini dulu ikon ekonomi rakyat. Kita ingin menghidupkan kembali fungsinya,” kata Appi.

Dari hasil peninjauan, ditemukan banyak ruang di dalam gedung belum dimanfaatkan optimal. Aktivitas perdagangan masih terpusat di lantai bawah, sementara bagian atas relatif kosong.

“Semua ruang harus diaktifkan kembali secara bertahap supaya pasar ini kembali hidup,” tegasnya.

Appi menegaskan, pembenahan tidak hanya fokus pada fisik bangunan, tetapi juga sistem pengelolaan, penataan pedagang, hingga kenyamanan pengunjung agar mampu bersaing dengan pusat perdagangan modern.

“Kita butuh pendekatan baru yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Pemkot Makassar juga akan mengkaji ulang kondisi eksisting bersama pemangku kepentingan, termasuk BUMD dan SKPD terkait, guna merumuskan konsep revitalisasi yang komprehensif.

“Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi supaya manfaatnya dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, pemerintah kota menargetkan Pasar Sentral kembali menjadi pusat ekonomi berbasis UMKM, sekaligus ruang ekonomi modern yang terintegrasi dengan sektor lain.

“Pasar ini harus kembali ke masyarakat. UMKM jadi motor utamanya,” tukas Appi.

error: Content is protected !!