KabarMakassar.com — Implementasi Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) yang dicanangkan Presiden Prabowo mulai digunakan di sejumlah sekolah menengah di Sulawesi Selatan. Teknologi ini telah masuk ke berbagai SMA dan SMK sejak tahun ini dan mulai memengaruhi proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, mengonfirmasi bahwa perangkat tersebut sudah diterima oleh sejumlah satuan pendidikan.
“Ada. Ada beberapa kemarin sekolah dan sudah manfaatkan. Jadi kalau tidak salah jatahnya itu satu sekolah satu panel. Tapi kan tidak merata Sulawesi Selatan tahun ini, tahun depan itu akan dibagikan lagi. Karena rencananya targetnya memang satu sekolah satu panel interaktif,” ujar Iqbal, Sabtu (06/12).
Iqbal menyebut, penyaluran tahap pertama mencakup ratusan SMA dan SMK negeri, dengan total sekitar 700 perangkat.
“400 SMA, 300-an lebih SMK. Jadi totalnya itu ada 700-an pieces mungkin, dibagi antara SMA dan SMK,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sekolah swasta juga turut memperoleh perangkat serupa.
“Seluruh Sulawesi Selatan. Tapi itu kemarin khusus SMA–SMK, termasuk swasta juga dapat. Kalau ditotalkan semuanya 1.000 lebih. Swasta dapat, negeri dapat,” tambahnya.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh SMA–SMK di Sulawesi Selatan, baik negeri maupun swasta, dapat menerima panel interaktif secara merata pada tahun depan.
“Nanti tahun depan mungkin ya. Mungkin Insyallah, mudah-mudahan targetnya semua sekolah kita di Sulawesi Selatan, SMA–SMK dapat semua, baik negeri maupun swasta,” kata Iqbal.














