KabarMakassar.com – Digitalisasi sistem parkir di Kota Makassar mulai memasuki babak baru. Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya menargetkan 50 persen transaksi parkir di kota ini sudah menggunakan QRIS pada tahun 2026.
Plt Direktur Utama PD Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran parkir merupakan langkah strategis untuk menghadirkan transparansi, keamanan, dan kenyamanan baik bagi juru parkir (jukir) maupun masyarakat pengguna jasa.
“Target kami 2026 itu sudah 50 persen pembayaran parkir non-tunai melalui QRIS. Jadi semua jukir nanti akan dilengkapi barcode, dan masyarakat cukup melakukan scan untuk membayar,” jelas ARA di Kantor Balaikota Kota Makassar, Rabu (27/08).
Program ini akan dimulai pada 1 September 2025 dengan piloting parkir digital di Jalan Wr Supratman. ARA menyebut pihaknya telah melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar dan mengundang secara khusus untuk menghadiri launching perdana sistem ini.
“Besok kita akan mulai piloting di Jalan Wr Supratman. Semua jukir di lokasi sudah dibekali barcode, sudah dibuatkan rekening, dan siap menjalankan sistem baru ini,” tambahnya.
Meskipun ada kekhawatiran bahwa sebagian masyarakat atau jukir masih lebih nyaman menggunakan uang tunai, ARA memastikan sistem ini akan berjalan bertahap.
“Kami sudah jelaskan, di kawasan piloting tidak ada lagi opsi pembayaran cash. Memang perlu penyesuaian, tapi setelah paham, jukir juga merasa lebih aman. Duit mereka lebih terjaga,” ucapnya.
PD Parkir juga sudah menyiapkan sertifikasi jukir digital untuk memastikan mereka benar-benar memahami cara kerja QRIS. Respon awal jukir dinilai cukup positif, meski sebagian masih butuh waktu beradaptasi.
Setelah tahap awal di Jalan Wr Supratman, PD Parkir berencana memperluas penerapan ke kawasan lain secara bertahap. Beberapa titik potensial, termasuk pusat keramaian seperti kawasan MP (Maccini Parang), sudah masuk dalam daftar.
“Setelah ini kita akan floating di tempat lain lagi. Target jangka menengahnya adalah setengah dari seluruh titik parkir di Makassar sudah QRIS pada 2026,” tutup ARA.














