KabarMakassar.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan bangsa.
Hal itu ditegaskan Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI di Hotel Claro Makassar, Minggu (24/08).
Anwar menekankan pentingnya kekompakan dan kebersamaan di tengah kondisi bangsa yang masih menghadapi problem sosial, ekonomi, hingga krisis moral. Menurutnya, di saat rakyat membutuhkan solusi, kader PKS dituntut tampil dengan karya nyata.
“Tidak ada kemajuan tanpa kekompakan, tidak ada kemenangan tanpa kebersamaan. Justru di tengah badai inilah kader-kader PKS harus tampil menjadi jawaban, dengan ketulusan, karya nyata, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Anwar.
Anwar, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, menolak mengukur kemenangan hanya sebatas perolehan suara pemilu. Ia menegaskan, kemenangan sejati adalah ketika rakyat benar-benar merasakan manfaat kehadiran PKS di kehidupan sehari-hari.
“Kemenangan sejati adalah ketika masyarakat merasakan manfaat dari keberadaan kita. Kemenangan sejati adalah ketika kader PKS menjadi teladan dan berakhlak,” ucapnya.
Lebih jauh, ia menyerukan agar seluruh kader PKS tidak hanya menjadi penonton politik, melainkan berani tampil sebagai pelaku perubahan. Sejarah, kata dia, selalu mencatat bahwa transformasi besar lahir dari mereka yang siap berkorban dan konsisten menjaga idealisme.
Muswil kali ini menjadi momentum penting bagi PKS Sulsel untuk menyusun strategi ke depan. Anwar mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan, memperkuat konsolidasi, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan rakyat.
“Musyawarah wilayah ini bukan akhir, melainkan titik awal kebangkitan yang lebih besar. Kita ingin menang bukan hanya di bilik suara, tetapi juga menang dengan memberikan karya terbaik untuk bangsa,” pungkasnya.
Muswil VI PKS Sulsel diharapkan menjadi ruang perumusan arah perjuangan partai yang lebih konkret, menjawab tantangan zaman, sekaligus mempertegas posisi PKS sebagai kekuatan politik yang berpihak pada rakyat.














