KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah menguat atas dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini Jumat (18/07).
Mengutip data Refinitiv, rupiah dibuka di posisi Rp16.300/US$ atau naik sebanyak 0,15 persen.
Penguatan rupiah tersebut terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang masih menunjukkan penguatan dalam beberapa hari belakangan ini.
Walau pada pukul 10.00 WITA indeks dolar (DXY) tercatat turun 0,34 persen ke level 98,39, namun, secara keseluruhan tren penguatan greenback masih mendominasi pasar.
Tercatat, pada perdagangan kemarin, DXY bahkan ditutup menguat 0,35 persen di posisi 98,73 yang menjadikan level tertingginya sejak 11 Juni 2025.
Apabila penguatan tersebut terus berlanjut hingga mendekati level psikologis 100, maka tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk juga rupiah akan semakin besar.
Penguatan dolar ini mengindikasikan jika investor global masih memilih aset aman (safe haven) seperti dolar AS, serta mulai melepas instrumen berisiko seperti mata uang emerging market, tak terkecuali rupiah.














