KabarMakassar.com – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menargetkan seluruh proses mutasi dan pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN) rampung pada September 2025.
Target ini mencakup pengisian jabatan struktural dari eselon II hingga kepala sekolah, yang sebagian besar saat ini masih kosong.
“Kami menargetkan semua sudah selesai September mendatang,” ujar Munafri, yang akrab disapa Appi, Minggu (13/07).
Appi menegaskan, proses rotasi kali ini bukan mutasi besar-besaran tanpa arah. Ia menyebut bahwa untuk jabatan eselon II, sebagian besar sudah definitif dan tidak akan mengalami pergantian lagi.
Fokus utama Pemkot Makassar saat ini adalah menyelesaikan pengisian posisi yang lowong, bukan membongkar seluruh struktur.
“Khusus jabatan eselon II, tidak ada mutasi lanjutan. Kita tinggal lengkapi saja yang masih kosong,” jelas Appi.
Saat ini, tercatat sembilan jabatan eselon II di Pemkot Makassar yang masih kosong. Di antaranya adalah posisi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kepala Dinas DamkarMat, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Penataan Ruang, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Sekretaris DPRD, Kepala Brida, Kepala BKPSDM, serta Direktur RSUD Daya.
“Jabatan-jabatan itu akan kita lelang dalam waktu dekat,” tegas Appi.
Di sisi lain, jabatan eselon III seperti kepala bidang, sekretaris dinas, dan camat masih dalam tahap mutasi bertahap. Begitu pula jabatan eselon IV yang mencakup lurah, kepala seksi, dan kepala subbagian.
Mutasi dan pengisian jabatan untuk posisi kepala sekolah juga masuk dalam rencana besar rotasi ASN Pemkot.
Namun, Appi menegaskan bahwa pengisian posisi kepala sekolah akan diawali dengan tahapan asesmen kompetensi, untuk memastikan pejabat yang ditunjuk memiliki kapasitas.
“Kita ingin kepala sekolah yang dipilih betul-betul punya kapasitas dan integritas. Jadi tidak serta-merta diisi begitu saja,” katanya.
Di luar jabatan eselon tinggi, Appi mengakui bahwa saat ini masih ada ratusan jabatan lowong di lingkungan Pemkot Makassar yang menanti pengisian. Kekosongan ini menjadi tantangan serius dalam optimalisasi pelayanan publik.
“Kita butuh percepatan, tapi tetap hati-hati. Jangan asal isi. Semua harus sesuai aturan dan kebutuhan lapangan,” ujar Appi.
Sebagai bagian dari gelombang rotasi, dua pejabat eselon II telah lebih dulu dimutasi. Hasanuddin, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kini dipercaya memimpin Satpol PP Kota Makassar.
Sementara itu, Fajrin Hamid Pagarra, dari posisi Kepala Bagian Umum, kini menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.














