kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dari Kursi DPRD, Ardan Aras Ingin Majukan Sepak Bola di Sulbar

Dari Kursi DPRD, Ardan Aras Ingin Majukan Sepak Bola di Sulbar
Mantan Pemain Timnas Indonesia Ardan Aras saat diwawancarai di Mamuju (dok:ist)

KabarMakassar.com — Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia tahun 2007 asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang kini duduk di kursi DPRD kabupaten Polewali Mandar, Ardan Aras bertekad ingin memajukan persepakbolaan di Sulawesi Barat (Sulbar).

Pria kelahiran Polman 2 Maret 1984 yang pernah memperkuat klub-klub besar di Indonesia itu melihat potensi dan minat sepak bola di Sulbar sangat tinggi. Sehingga dengan begitu, pembinaan sejak usia dini harus dilakukan.

“Kita tau dari dulu seperti apa (potensi dan minat sepak bola di Sulbar, red), walaupun pertandingan itu karoro (Tarkam), tapi antusias penonton itu sangat luar biasa,” kata Ardan Aras saat ditemui di Mamuju Selasa(20/5).

Ardan Aras mengaku, di tahun 2000-an persepakbolaan di Sulbar cukup jaya ditandai dengan hadirnya sejumlah pemain sepakbola yang berlaga di liga teratas Indonesia, Bahkan memperkuat Timnas Indonesia. Namun, setelah masa itu terjadi kemunduran, hingga Akademi PSM hadir di Mamuju kembali mendongkrak kejayaan itu.

“Dengan hadirnya Akademi PSM di Mamuju, tentunya itu akan menjadi acuan tersendiri buat pecinta sepak bola, buat talenta-talenta muda yang ada di Sulbar, karena seperti kita lihat sudah banyak pemain-pemain yang bisa muncul dan bisa besar namanya, termasuk Maldini Pali, Muhammad Zaki sekarang yang ada di PSM, terus Andi Irfan yang ada di Madura United, terus ada benerapa yang main di Liga 2,” ungkapnya.

Mantan pemain PSM Makassar itu berharap, ke depan dapat berkolaborasi dengan sejumlah tokoh di Sulbar, seperti mantan pemain PSM Makassar, Febrianto Wijaya yang kini duduk di kursi DPRD Kabupaten Mamuju, anggota DPRD Sulbar, Syamsul Samad dan Munandar Wijaya, demi pengembangan sepak bola di daerah.

“Saya sudah berbincang-bincang dengan senior-senior di Polman, komunitas sepak bola, termasuk pak Syamsul Samad, Febrianto Wijaya dan Munandar Wijaya,”imbuhnya.

“Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi dalam mengembangkan sepak bola, terutama pembinaan usia dini, juga untuk pengembangan kualitas pelatih, wasit dan kompetisi yang ada di Sulbar,” tutur Ardan Aras.

Dengan begitu ia berharap, kejayaan sepakbola di Sulbar kembali sehingga banyak pemain yang dari Sulbar muncul di kasta liga 1 Indonesia.

error: Content is protected !!