kabarbursa.com
kabarbursa.com

PKB Sulsel Larang Intervensi Elite di Penjaringan Ketua DPC, Tegas Diserahkan ke Tim 5

Hari ini, 84 Calon DPC PKB Se-Sulsel Jalani UKK
Bendera PKB dan Kader (Dok: Ist).

KabarMakassar.com— Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya menjalankan proses penjaringan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) secara terbuka dan bebas dari campur tangan elite partai.

Juru Bicara PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi diserahkan penuh kepada Tim 5 yang dibentuk khusus untuk melakukan penjaringan di 24 kabupaten/kota.

“Ketua wilayah maupun sekretaris tidak boleh terlibat dalam menentukan kandidat. Semua proses dikerjakan Tim 5 secara profesional tanpa intervensi,” tegas Wawan, Selasa (17/02).

Ia menyebutkan, kantor PKB terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, baik aktivis, kalangan muda maupun tokoh masyarakat.

“Kami siap menghubungi atau dihubungi siapa saja yang berminat. Kantor PKB adalah rumah bersama, termasuk bagi para aktivis. Kami mendorong figur yang punya kompetensi karena itu lebih dari cukup,” ujarnya.

Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menambahkan penjaringan ini menjadi bagian dari upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai politik.

“Kami terbuka, silakan mendaftar. Ini demi berjuang mengembalikan marwah partai politik yang nilainya semakin tergerus di mata publik,” kata Azhar.

Menurutnya, persepsi publik yang menilai partai mulai menjauh dari nilai perjuangan rakyat harus dijawab dengan regenerasi dan rekrutmen figur baru.

Karena itu, PKB Sulsel membuka ruang luas bagi aktivis, milenial, maupun masyarakat umum untuk terlibat dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.

Di sisi lain, partai tengah melakukan penguatan struktur organisasi mulai dari tingkat DPC hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebagai persiapan verifikasi partai politik 2026.

Azhar menjelaskan, mekanisme seleksi Ketua DPC dibuat berlapis, mulai dari uji kompetensi dan kepatutan (UKK), psikotes hingga pleno penetapan nama.

“Setelah kandidat terjaring, Tim 5 melaporkan ke DPP di Jakarta. Hasil akhirnya di luar kewenangan wilayah,” jelasnya.

Koordinator Tim 5, Syamsu Rizal, mengatakan proses penjaringan dijadwalkan berlangsung 28 Maret hingga 20 April 2026 dengan pembagian enam zona kerja.

“Tim bertugas mengidentifikasi calon ketua dan pengurus. Siapa saja bisa mendaftar, mekanismenya sama seperti penjaringan ketua wilayah,” katanya.

PKB Sulsel berharap figur yang terpilih nantinya memiliki kapasitas, loyalitas dan integritas, serta berasal dari kalangan usia produktif.

“Kami ingin regenerasi berjalan, usia 30-an ke atas dengan kualitas kepemimpinan yang kuat,” pungkas Azhar.

error: Content is protected !!