KabarMakassar.com – Politikus Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menepis kabar bahwa dirinya akan ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menegaskan, keputusan mundur dari kursi anggota DPR RI sama sekali tidak ada kaitannya dengan peluang masuk kabinet.
Hal tersebut disampaikan Sara nama karibnya melalui unggahan resminya di akun Instagram, Ia menuliskan bahwa ia baru sempat melaporkan kinerja Masa Sidang IV karena berbagai dinamika yang terjadi sejak 15 Agustus lalu. Namun, ia menegaskan isu soal dirinya disiapkan menjadi Menpora adalah spekulasi tanpa dasar.
“Dan ini tidak ada kaitannya dengan jabatan Menpora. Kalau itu tujuannya, saya tidak perlu mundur dari DPR RI,” tegas Rahayu, Selasa (16/09).
Ia menambahkan, kemungkinan dirinya masuk kabinet di bawah kepemimpinan pamannya sangat kecil.
“Selama Pak Prabowo presiden, hampir mustahil saya menjadi menteri di kabinet beliau. Di DPR yang di mana saya terpilih langsung oleh rakyat saja saya dituduh dapat karena saya keponakan, apalagi menteri,” tulisnya.
Sebelumnya, Sara melakukan pengumuman pengunduran dirinyalewat unggahan video berdurasi enam menit di akun Instagram pribadinya pada Rabu (10/09) malam.
Sara menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah pribadi yang ia ambil setelah melalui perenungan panjang.
“Dengan ini saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Gerindra,” ucapnya.
“Dengan ini saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Gerindra,” ucapnya.
Meski memilih mundur, Sara berharap masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan satu amanat terakhirnya di parlemen, yakni ikut dalam pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepariwisataan yang saat ini tengah digodok di Komisi VII.
Sara secara terbuka mengungkapkan alasan di balik keputusannya mundur. Ia menyinggung pernyataannya dalam sebuah podcast pada Februari 2025 lalu yang dipotong, diviralkan, dan menuai gelombang kritik besar pada pertengahan Agustus.
Diketahui, dua hari sebelum keputusan Sara, Kursi Menpora di Kabinet Prabowo kosong. Prabowo mencopot politikus Golkar, Dito Ariotedjo, sebagai Menpora pada Senin, 8 September, 2025.














