KabarMakassar.com — Partai Golkar kembali menegaskan keyakinannya mampu merebut kembali kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Meski pada pemilu legislatif terakhir kalah dari Partai NasDem dengan perolehan 17 kursi, partai berlambang pohon beringin itu tetap optimistis mampu mengembalikan kejayaannya.
Pernyataan penuh percaya diri itu disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Takalar, Zulkarnain Arief, Kamis (30/10).
“Golkar itu sudah terbiasa dilambung. Tapi Insya Allah kami yakin dan percaya, nanti di 2029 jadi pemenang. Golkar sudah terbiasa berkompetisi, apalagi sudah 61 tahun, artinya lebih duluan makan garam,” ujar Zulkarnain.
Sementara itu, Wakil Ketua I Golkar Sulsel Armin Mustamin Toputiri menilai Golkar bisa saja kembali menjadi pemenang, asalkan mau menjadi partai yang “pragmatis”.
Menurutnya, pragmatisme yang dimaksud adalah langkah merekrut calon legislatif (caleg) yang memiliki kemampuan finansial besar tanpa terlalu menitikberatkan pada kaderisasi dan loyalitas partai.
“Gak perlu pusing pengkaderan, gak perlu pusing PDLT lagi. Kalau begitu, Golkar bisa jadi pemenang lagi, kalau kita juga mau pragmatis seperti itu, kalau hanya mau menang,” sindir Armin, yang kini mengaku sudah nonaktif dari kepengurusan Golkar Sulsel.
Armin menegaskan, strategi pragmatis seperti itu sudah banyak diterapkan oleh partai lain untuk mendulang kursi di parlemen. Namun ia mengingatkan, pendekatan semacam itu berpotensi menggerus nilai-nilai ideologis dan kaderisasi yang selama ini menjadi ciri khas Partai Golkar.
“Kalau semua diukur dengan uang, kita kehilangan ruh demokrasi. Golkar bisa menang, tapi demokrasi yang rugi,” ucapnya.
Armin menyebut bahwa bila pola rekrutmen caleg hanya berorientasi pada kekuatan modal, maka empat poin utama dalam Panca Sukses Golkar, mulai dari penguatan kader, ideologi, hingga pengabdian masyarakat akan terabaikan.
“Kalau yang diutamakan hanya isi tas, bukan isi kepala, maka jangan heran kalau partai besar pun kehilangan arah perjuangan,” Pungkasnya.














