KabarMakassar.com — Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Malaysia di babak semifinal Piala AFF U-19 2024 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (27/07). Laga ini akan dimulai pukul 20.30 WITA.
Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan hasil sempurna, memenangkan semua tiga pertandingan. Skuad asuhan Indra Sjafri menunjukkan ketajaman dengan mencetak 14 gol dan hanya kebobolan dua kali.
Sementara Malaysia juga tampil impresif sebagai juara Grup C dengan mengumpulkan tujuh poin. Harimau Malaya mencetak 16 gol dan hanya kebobolan sekali, menunjukkan performa yang solid di lini belakang dan depan.
Pertemuan antara Indonesia dan Malaysia di Piala AFF U-19 selalu berjalan sengit. Dari enam pertemuan terakhir, Indonesia kalah dua kali dan imbang empat kali, termasuk kekalahan lewat adu penalti pada 2018.
Berikut catatan head-to-head:
- 25 Januari 2002: Indonesia U-19 vs Malaysia U-19 (3-3)
- 10 Juni 2003: Indonesia U-19 vs Malaysia U-19 (3-1)
- 9 Agustus 2005: Indonesia U-19 vs Malaysia U-19 (3-3)
- 18 September 2013: Indonesia U-19 vs Malaysia U-19 (1-1)
- 12 Juli 2018: Indonesia U-19 vs Malaysia U-19 (2-3 Adu Penalti)
- 17 Agustus 2019: Indonesia U-19 vs Malaysia U-19 (3-4)
Untuk pertandingan kali ini, Indonesia menunjukkan variasi serangan yang efektif di fase grup, terutama dalam situasi bola mati. Pelatih Indra Sjafri menekankan pentingnya perkembangan permainan tim dari pertandingan ke pertandingan dan mempersiapkan skuadnya untuk kualifikasi AFC dan Piala Asia di Februari mendatang. Meski kemenangan bukan segalanya, Indra mengakui pentingnya gengsi antarnegara dalam laga internasional.
Adapun Malaysia dikenal sebagai tim paling tajam di fase grup dengan lini belakang yang solid. Aksi individu Pavithran Gunalan sering menjadi solusi dari serangan Malaysia. Jika dia tampil dalam performa terbaik, Malaysia bisa memberikan tekanan besar pada Indonesia.
Menanggapi hal itu, Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, tetap tenang meski menghadapi rapor buruk melawan Malaysia.
Ia lebih fokus pada perkembangan tim daripada catatan sejarah, dan melihat pertandingan ini sebagai evaluasi dan persiapan untuk kompetisi yang lebih besar di masa mendatang.
“Pertama saya apresiasi semua catatan sejarah tentang Timnas U-19,” kata Indra Sjafri saat konferensi pers, Jumat (26/7).
“Tapi yang penting, seperti yang saya sampaikan kemarin, Timnas U-19 dipersiapkan untuk kualifikasi AFC dan Piala Asia di Februari,” tegasnya.
Pertandingan semifinal antara Indonesia dan Malaysia diprediksi akan berjalan seru dan ketat. Kedua tim memiliki kekuatan yang berimbang dan sejarah pertemuan yang selalu menarik.
Dengan strategi yang tepat dan penampilan terbaik dari para pemain kunci, laga ini akan menjadi penentu siapa yang akan melaju ke final Piala AFF U-19 2024.














