KabarMakassar.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2026 di Makassar mencatat nilai transaksi sekitar Rp4 miliar.
Tak hanya dari aktivitas pameran, agenda nasional tersebut juga ikut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makassar.
Dampak ekonomi itu dirasakan selama rangkaian HUT Dekranas yang berlangsung empat hari, 9-12 Juli 2026. Ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia datang ke Makassar mengikuti kegiatan tersebut.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muh. Tito Karnavian mengatakan, transaksi yang tercatat selama kegiatan mencapai sekitar Rp4 miliar. Namun, menurut dia, perputaran uang dari penyelenggaraan HUT Dekranas tidak hanya berhenti pada transaksi di lokasi pameran.
Aktivitas ekonomi, kata Tito, ikut menyebar ke berbagai sektor usaha di Makassar seiring meningkatnya mobilitas peserta dan tamu selama kegiatan berlangsung.
“Transportasi udara bergerak, transportasi lokal meningkat, hotel penuh, restoran ramai, jasa rental kendaraan meningkat, hingga UMKM di luar stan pameran juga ikut merasakan manfaatnya,” kata Tito saat penutupan HUT Dekranas 2026 di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/07).
Tito menilai penyelenggaraan agenda berskala nasional tersebut memberikan efek ekonomi yang lebih luas dibandingkan angka transaksi Rp4 miliar yang tercatat selama pameran. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut mendorong belanja pada sektor akomodasi, makanan, transportasi dan produk lokal.
Ia pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan HUT Dekranas tahun ini.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada terutama jajaran Pemprov dan Bapak Wali Kota Makassar atas acara ini. Juga pengurus Dekranasda dan semua pihak yang telah membantu pelaksanaan acara ini di Kota Makassar. Acara ini tidak mudah dilaksanakan,” ujarnya.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga melihat dampak langsung kegiatan tersebut terhadap aktivitas usaha di kota. Menurutnya, kedatangan ribuan tamu membuat sejumlah sektor ekonomi mengalami peningkatan aktivitas selama empat hari penyelenggaraan.
Hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh hingga penyedia jasa rental kendaraan menjadi sektor yang disebut paling merasakan dampak dari gelaran HUT Dekranas.
“Dampak yang paling nyata adalah hotel-hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh, rental mobil, dan berbagai sektor usaha lainnya berputar sangat luar biasa,” kata Munafri.
Munafri berharap penyelenggaraan kegiatan nasional di Makassar dapat terus memberikan kontribusi terhadap perekonomian sekaligus pembangunan kota.
“Kita berharap dengan hadirnya kegiatan ini, ekonomi yang ada di Kota Makassar bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang ada di sini,” tuturnya.
Menurut Munafri, kepercayaan sebagai tuan rumah HUT Dekranas juga menjadi kesempatan bagi Makassar memperkuat posisinya sebagai kota tujuan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Pemkot Makassar, lanjut dia, akan terus meningkatkan pelayanan kepada setiap tamu yang datang. Hal itu dinilai penting agar dampak ekonomi dari kegiatan besar dapat terus dirasakan pelaku usaha dan masyarakat.
“Dengan kehadiran ribuan tamu di Kota Makassar, kita berharap terus bisa memberikan hospitality yang baik kepada para tamu yang datang ke kota ini,” harap Munafri.
Rangkaian HUT Dekranas 2026 resmi ditutup Tito Karnavian dengan penabuhan alat musik Jalaka. Prosesi penutupan turut dihadiri Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Dekranasda Sulsel Naoemi Octarina Sudirman, serta Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa.
Pada kesempatan itu, Tito juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Munafri dan Melinda Aksa atas dukungan dan kontribusi dalam pengembangan wastra dan kriya di Sulawesi Selatan.













