kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sekolah Alam Bosowa Teguhkan Peran Inklusi Lewat Pelatihan Penanganan ABK

Sekolah Alam Bosowa Teguhkan Peran Inklusi Lewat Pelatihan Penanganan ABK
Sekolah Alam Bosowa Mengikuti Pelatihan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Sekolah Alam Bosowa menegaskan identitasnya sebagai sekolah inklusi dengan mengikuti pelatihan “Strategi Efektif Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus” yang digelar pada Sabtu (11/4)

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan sekolah dalam menciptakan ruang belajar yang ramah, adaptif, dan menghargai keberagaman setiap anak.

Dalam pelatihan yang dibawakan oleh Dr. Eva Meizara Puspita Dewi, para pendidik mendapatkan pembekalan mengenai berbagai jenis anak berkebutuhan khusus (ABK), strategi penanganan yang tepat, hingga pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel di kelas.

Materi juga menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan empatik dalam menyampaikan instruksi, sehingga setiap anak dapat memahami pembelajaran dengan cara yang sesuai dengan kebutuhannya.

Bagi Sekolah Alam Bosowa, pendekatan inklusif bukan sekadar program, melainkan bagian dari filosofi pendidikan yang diterapkan sehari-hari.

Melalui lingkungan belajar berbasis alam, siswa diajak untuk tumbuh sesuai ritme masing-masing, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Kepala Sekolah Alam Bosowa, Hairul, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas guru dalam mendampingi seluruh siswa.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa guru-guru kami mampu memahami, mendampingi, dan mengoptimalkan potensi setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan inklusi bukan hanya tentang menerima, tetapi tentang menyediakan dukungan yang tepat agar setiap anak dapat berkembang secara optimal, baik secara akademik maupun sosial-emosional.

Dengan mengikuti pelatihan ini, Sekolah Alam Bosowa terus bergerak maju dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga penuh empati dan keberpihakan pada kebutuhan setiap individu.

error: Content is protected !!