KabarMakassar.com — Sejumlah Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan diserang banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. Di Kota Makassar misalnya banjir merendam hampir 13 Kecamatan, terparah di wilayah Mannggala dan Biringkanaya.
Banjir juga menggenangi poros Tran Sulawesi Takalar-Jeneponto. Di Tana Luwu, beberapa titik longsor juga terjadi.
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN, Husmaruddin mengatakan banjir yang terparah di ibu kota Sulsel yakni Kota Makassar.
Untuk itu, mantan Ketua DPC PAN Luwu itu merasa prihatin melihat kondisi banjir saat hujan yang begitu lebat. Karenanya, kita berharap Pemkot bergerak cepat.
"Dan sekaligus menyiapkan Data Kebutuhan perioritas Tanggap darurat yang harus dibantu oleh Pemprov Sulsel dengan dibuatkan buatkan SK. Setelah itu kita sama-sama mendorong Pemprov melakukan langkah cepat dgn Sarananya membantu wilayah terdampak bencana Banjir tersebut," pungkasnya, Kamis (24/2).
Senada dikatakan legislator Sri Rahmi Anggota DPRD Sulsel fraksi PKS itu menuturkan bahwa Pemkot harus segera memikirkan solusi banjir Makassar karena semakin parah. Baru hujan beberapa jam sudah banjir di sejumlah titik.
"Perlunya solusi bersama agar genangan dan banjir bisa teratasi saat hujan deras mengguyur Makassar dan daerah lainnya. Masa masalah banjir tidak pernah selesai," bebernya.













