kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

50 Warga Binaan Rutan Makassar Ikuti Program Hapus Tato Gratis

50 Warga Binaan Rutan Makassar Ikuti Program Hapus Tato Gratis
(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar kembali melaksanakan program Hapus Tato Gratis bagi warga binaan, Sabtu (20/6). Program yang digelar rutin setiap bulan ini menjadi salah satu inovasi pembinaan humanis untuk mendukung proses perubahan diri warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Pada kegiatan kali ini, sebanyak 50 warga binaan mengikuti program hapus tato gratis. Mereka terdiri atas 35 peserta laki-laki dan 15 peserta perempuan.

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah. Ia menilai kegiatan hapus tato bukan sekadar layanan penghapusan tinta pada kulit, tetapi juga bagian dari proses pemulihan kepercayaan diri dan perubahan perilaku warga binaan.

Jayadikusumah mengatakan, program ini diberikan sebagai ruang bagi warga binaan yang memiliki niat untuk memperbaiki diri, baik secara lahir maupun batin.

“Kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan yang memiliki niat untuk berubah. Program hapus tato ini bukan hanya menghilangkan tinta di kulit, tetapi juga menjadi simbol semangat meninggalkan masa lalu dan memulai kehidupan baru yang lebih baik. Semoga setelah bebas nanti, mereka dapat kembali ke masyarakat dengan rasa percaya diri yang lebih baik,” ujar Jayadikusumah.

Sementara itu, Pembina Mahtan, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, menuturkan bahwa program hapus tato yang rutin dilaksanakan setiap bulan sangat membantu warga binaan dalam proses pembinaan.

Menurutnya, penghapusan tato tidak dapat dilakukan hanya dalam satu kali tindakan. Proses tersebut harus dilakukan secara bertahap dan membutuhkan konsistensi dari peserta.

Dengan mengikuti program secara rutin, ia berharap tato pada tubuh warga binaan dapat berkurang, bahkan hilang, sebelum mereka menyelesaikan masa pidananya.

Melalui program ini, Rutan Kelas I Makassar terus menghadirkan pola pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan positif warga binaan. Program tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan agar lebih siap kembali diterima di tengah masyarakat.

error: Content is protected !!