kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Rotasi Pejabat Pemkot Makassar Segera Dimulai

Rotasi Pejabat Pemkot Makassar Segera Dimulai
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan agenda penataan birokrasi dengan menyiapkan uji kesesuaian jabatan (job fit) bagi seluruh pejabat eselon II.

Tahapan ini menjadi pintu masuk pelaksanaan rotasi dan mutasi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Makassar.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengatakan pelaksanaan job fit saat ini hanya menunggu penjadwalan dari tim yang telah dibentuk oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi).

“Untuk job fit kepala OPD, saat ini kami masih menunggu jadwal dari tim yang ditunjuk Pak Wali,” kata Kamelia, usai pelantikan kepala sekolah di lapangan Karebosi, Selasa (23/6).

Ia menjelaskan, seluruh pejabat eselon II akan mengikuti proses tersebut. Hasil evaluasi nantinya menjadi dasar bagi pemerintah kota dalam melakukan penataan jabatan sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing pejabat.

Selain level kepala OPD, BKPSDM juga tengah menyiapkan pengisian jabatan pada tingkat kelurahan. Jumlah formasi yang akan diisi diperkirakan mencapai lebih dari 300 posisi.

“Sementara kami melakukan pengisian dan melengkapi seluruh data administrasi. Jumlahnya kurang lebih sekitar 300-an,” ujarnya.

Menurut Kamelia, pengisian jabatan akan dilakukan berdasarkan ketentuan kepegawaian yang berlaku. ASN yang memenuhi persyaratan memiliki peluang untuk mendapatkan promosi jabatan dalam proses tersebut.

BKPSDM juga masih menunggu arahan Wali Kota terkait mekanisme pelantikan pejabat yang akan menempati posisi baru. Opsi pelantikan terpusat maupun pelantikan di masing-masing kecamatan masih dalam pembahasan.

Di sisi lain, evaluasi terhadap kinerja camat dan lurah juga masuk dalam agenda penataan birokrasi Pemkot Makassar. Penilaian tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat wilayah.

“Iya, pasti ada evaluasi. Nanti Pak Wali yang akan melihat dan menilai dari kinerja mereka,” ujar Kamelia.

Meski demikian, ia menilai kinerja para camat saat ini cukup baik. Namun seluruh aparatur pemerintahan tetap dituntut meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Saya rasa kinerja camat sekarang sudah bagus-bagus. Tetapi tentu semuanya harus terus berusaha bekerja maksimal karena tanggung jawab jabatan ini sangat besar,” tukasnya.

error: Content is protected !!