kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Program Seragam Sekolah Gratis Makassar Disambut Antusias Orang Tua Siswa

Program Seragam Sekolah Gratis Makassar Disambut Antusias Orang Tua Siswa
Orang tua siswa Jumiaty (kanan), Lina (kiri). (Dok: Sinta/KabarMakassar).

KabarMakassar.com – Pemerintah Kota Makassar kembali merealisasikan program prioritas di bidang pendidikan melalui pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa baru.

Kali ini, pembagian dilakukan dibeberapa sekolah termaksud SMP Negeri 3 Makassar, Jalan Baji Gau, Kelurahan Bongaya, pada Senin (21/07).

Sejumlah orang tua siswa mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang jelang tahun ajaran baru.

Jumiaty (43), salah satu orang tua siswa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemkot Makassar khususnya Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham atas kebijakan yang dianggap meringankan beban keluarga.

“Program seragam gratis ini sangat membantu, apalagi bagi orang tua yang punya dua sampai tiga anak,” ujar Uni nama karibnya.

Uni mengaku sudah membeli seragam sekolah di toko untuk anaknya, Ia khawatir pembagian seragam gratis yang dilakukan Pemkot Makassar molor.

“Saya sempat khawatir kalau seragamnya datang terlambat, sampai-sampai sudah beli duluan di toko. Tapi ternyata pembagiannya lebih cepat dari perkiraan, saya senang sekali,” ujarnya.

Tak hanya itu, Uni juga menilai program ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak-anak karena mereka bisa memakai seragam yang layak sejak hari pertama sekolah.

“Anak saya tadi pagi bangga sekali pakai seragam barunya. Dia bilang sekarang tidak minder lagi karena semua teman-temannya juga pakai seragam yang sama,” tuturnya.

Ia berharap, bahwa program ini dilirik oleh Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sehingga ada pembagian seragam gratis di jenjang SMA.

“Program ini sangat bagus untuk ditiru semoga, di Sulsel juga begini (seragam Gratis) untuk anak SMA, agar orang tua yang berpenghasilan rendah bisa mengalokasikan dananya untuk biaya yang lain di pendidikan,” terangnya.

Senada, Lina (38), orang tua siswa lainnya, juga mengungkapkan manfaat besar dari program ini bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

“Alhamdulillah sangat bermanfaat, apalagi saat ini kebutuhan anak-anak sekolah makin banyak. Semoga ke depan anak-anak kita bisa lebih diperhatikan lagi, bukan cuma seragam, tapi juga kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah,” ucapnya.

Lina juga menambahkan bahwa program ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir secara nyata di tengah kebutuhan dasar masyarakat.

“Ini bentuk kepedulian yang nyata. Kami merasa dihargai sebagai warga, dan ini memotivasi kami untuk semakin mendukung pendidikan anak-anak,” tambahnya.

error: Content is protected !!