kabarbursa.com
kabarbursa.com

Pertama di Indonesia Timur, RS Pertamina Royal Miliki 8 Ruang ICU

KabarMakassar.com — Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanaya Makassar menjadi RS khusus pelayanan penyakit otak dan jantung pertama dan satu-satunya di wilayah Indonesia Timur.

Rumah sakit tersebut didirikan oleh Pertamina dan khusus dibangun di Kota Makassar sebagai RS rujukan terhadap kasus-kasus penyakit otak, jantung, pembuluh darah dan sistem saraf.

Direktur Utama RS Otak dan Jantung Pertamina Royal Biringkanaya Makassar, Muhammad Ahsan menjelaskan rumah sakit tersebut memiliki 80 kamar perawatan yang terdiri dari kelas I, II, III, VIP dan VVIP. 

Selain itu terdapat 8 ruang ICU,  130 bed  bangsal, dan 3 kamar bedah, serta sistem pelayanan digitalisasi yang terkoneksi dengan 17 rumah sakit milik Indonesia Healtcare Coproration (IHC).

Muhammad Ahsan menjelaskan keunggulan rumah sakit tersebut salah satunya adalah tidak adanya penggunaan kertas sama sekali dalam pelayanan dikarenakan semua data terinput dalam smart sistem yang digunakan. 

"Keunggulan kami disini dalam proses pelayanan sama sekali tidak menggunakan kertas jadi kami menggunakan smart sistem dimana semua data pasien terinput otomatis," jelasnya.

Selanjutnya terdapat 60 dokter spesialis berkompeten dengan 8 dokter jantung dan 130 perawat yang telah terlatih. "Untuk dokter kita ada 60 dokter, dokter jantung ada 8 dan perawat yang telah dilatih sebelumnya di RS Jantung Jakarta," ungkapnya.

Ia menyebut rumah sakit tersebut dilengkapi dengan teknologi dan alat-alat kesehatan yang lengkap serta terbuka untuk semua masyarakat. Saat ini pihaknya tengah mengajukan kerjasama dengan pihak BPJS agar dapat menerima pasien rujukan dengan bantuan BPJS.

"Kami semua terbuka baik yang BPJS maupun non BPJS, untuk sementara kami sudah mengajukan kerjasama," sambungnya.

Sementara itu terkait tarif, Muhammad Ahsan mengaku tidak memasang tarif tinggi namun justru tarif dibawah rumah sakit swasta seperti tarif RSUD pada umumnya. Menurutnya rumah sakit tersebut terbuka bagi semua kalangan.

"Untuk tarif karena kami rumah sakit BUMN terbuka untuk semua kalangan kami justru tarifnya di bawah rumah sakit swasta," pungkasnya.

error: Content is protected !!