kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Periksa 6 Saksi, Polisi Sebut Kematin Penjual Martabak di Pinrang Tak Wajar

KABARBUGIS.ID – Fakta baru kasus kematian Tomi (21) seorang penjual martabak asal Brebes, Jawa Tengah. Polisi menyebut kematian Tomi tak wajah setelah dukungan serangkaian penyelidikan.

Tomi ditemukan tak bernyawa dengan leher digantung dan tangan diikat menggunakan tali. Ia ditemukan di rumah area pertambakan daerah Langnga, Kabupaten Pinrang, Jumat (6/5) baru-baru ini.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Muhalis Haeruddin mengaku telah memeriksa sejumlah saksi atas kematian Tomi.

"Kita sudah perikanan 6 saksi. Mulai dari pasangan suami istri yang merupakan rekanan tetangga tempatnya berjualan di Pasar Langnga," kata AKP Muhalis Haeruddin kepada KabarBugis.id, Minggu (8/5) malam.

"Pemilik kost, hingga bos dari Tomi sendiri," sambungnya. 

Muhalis mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kematian Tomi kuat dugaan ada indikasi lain. Karena tidak ditemukan tanda-tanda ia bunuh diri.

Hanya saja sejauh ini polisi belum menetapkan tersangka atas kasus kematian penjual martabak di Pasar Langnga itu. 

"Alat buktinya sebenarnya sudah cukup. Hanya saja kami masih ingin menyempurnakannya," pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, seorang laki-laki ditemukan tergantung dan tak bernyawa di rumah area tambak di daerah Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Jumat (6/5).

error: Content is protected !!